Bapedal : PT Seloko belum Miliki Ijin TPS Limbah B3 | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Bapedal : PT Seloko belum Miliki Ijin TPS Limbah B3

Polisi Lepas Police Line Puluhan Ton Limbah B3 di PT Seloko Batam Shipyard

BATAM – swarakepri.com : Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah(Bapedalda) Kota Batam, Dendi Purnomo menegaskan bahwa PT Seloko Batam Shipyard yang berlokasi di Tanjung Riau, Batam belum memiliki ijin Tempat Penyimpanan Sementara(TPS) Limbah Bahan Berbahaya Beracun(B3).

“PT Seloko belum punya ijin TPS,” ujarnya kepada SWARAKEPRI.COM, sore ini, Rabu(8/10/2014) diruang kerjanya.

Dendi juga mengungkapkan bahwa perusahaan milik pengusaha bernama Terek tersebut juga sudah pernah diberikan teguran oleh Bapedalda Kota Batam terkait permasalahan limbah B3.

“Kita sudah pernah berikan teguran beberapa bulan lalu,” jelasnya.

Ketika ditanyakan terkait adanya temuan pihak Kepolisian Polsek Sekupang atas tumpukan limbah B3 di lokasi PT Seloko yang sempat dipasang garis Polisi dan kemudian dilepas beberapa hari lalu, Dendi mengaku tidak pernah mengetahui hal tersebut.

“Saya baru tahu hari ini(Rabu), kita tidak pernah diberitahukan oleh pihak kepolisian,” terangnya.

Namun demikian, Dendi mengatakan akan segera turun ke lapagan untuk melakukan kroscek terkait adanya permasalahan limbah di PT Seloko Batam Shipyard tersebut.

“Kasih saja buktinya, biar kita cek,”tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan, selain oil slag yang telah diangkut dari lokasi, limbah B3 jenis lainnya diduga masih disimpan di lokasi PT Seloko Batam Shipyard.

Diberitakan sebelumnya setelah sempat dipasang garis polisi oleh Polsek Sekupang selama seminggu, puluhan ton limbah Bahan Berbahaya Beracun(B3) jenis oil slag yang ditumpuk di lokasi PT Seloko Batam Shipyard yang berada di Tanjung Riau Batam telah diangkut menggunakan beberapa lori oleh transportir pada hari Kamis(2/10/2014) lalu.

Kapolsek Sekupang, Kompol Limsyahtono mengaku melepaskan garis polisi dari tumpukan limbah tersebut setelah pihak perusahaan bisa menunjukkan dokumen-dokumen yang sah terkait limbah berbahaya tersebut. Setelah diangkut dari lokasi perusahaan, limbah tersebut direncanakan akan dibuang ke wilayah punggur, Batam. (redaksi)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top