BP Batam Diduga lakukan Pembohongan Publik | SWARAKEPRI.COM
POLITIK

BP Batam Diduga lakukan Pembohongan Publik

Jalur Hijau di Sei Lekop Sagulung/AMOK

Terkait Kasus Alih Fungsi Jalur Hijau di Sei Lekop Sagulung

BATAM – swarakepri.com : Badan Pengusahaan(BP) Batam diduga telah melakukan pembohongan publik terkait kasus alih fungsi jalur hijau menjadi kavling di RT 03/03 Kelurahan Sei Lekop Sagulung Batam.

Sebelumnya pada tanggal 26 Juni 2015 lalu, Kepala BP Batam melalui Kasi publikasi Afthar Fallahziz berjanji akan segera turun kelapangan dengan tim yang membidangi izin pengelolaan lahan. Tapi hingga hari ini, Senin(29/6/2015), tim yang disebut akan diturunkan kelapangan untuk melakukan kroscek soal perizinan yang ada tidak terbukti.

Afrizal,salah satu warga setempat mengaku tidak pernah melihat satupun petugas dari Pemko dan BP Batam turun ke lokasi untuk mengecek perizinan soal alih fungsi jalur hijau menjadi kavling tersebut.

“Belum pernah turun pak,”ujarnya kepada AMOK Grup, Senin(29/6/2015).

Pantauan dilapangan, proyek alih fungsi jalur hijau ini masih terus berlangung tanpa pengawasan dari instansi terkait. Alat berat terlihat masih beraktifitas untuk meratakan lahan yang seharusnya dilarang untuk dijadikan tempat tinggal.

Diberitakan sebelumnya Kasi Publikasi Afthar Fallahziz berjanji akan turun ke kavling abadi jaya, Kelurahan Sei Lekop Sagulung untuk melakukan kroscek legalitas hukum dan dokumen yang digunakan untuk memperjualbelikan jalur hijau menjadi tempat tinggal.

“Kami akan segera turun kelapangan bersama tim yang membidangi masalah tersebut untuk mengkroscek legalitas hukum dan dokumen yang seharusnya,” ujarnya kepada AMOK Grup, Kamis(25/6/2015) diruang kerjanya.

Menurutnya tim BP Batam akan mempertanyakan dasar hukum dan dokumen yang dimiliki oknum RT/RW yang ada untuk melakukan jual beli jalur hijau.

“Kita akan pertanyakan dasar hukum dan dokumennya hingga ada unsur jual beli. Kalau hijau ya harus tetap hijau,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah ada permohonan izin dari oknum RT/RW di Sei Lekop, ia mengaku tidak mengetahui pasti.

“Kita tidak mau berspekulasi, yang pasti besok(Jumat,red) kita akan langsung pantau kelapangan untuk memastikan,”pungkasnya.(red/AMOK)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top