Dewan Minta Pengembang Hentikan Aktivitas di Mangsang Permai | SWARAKEPRI.COM
POLITIK

Dewan Minta Pengembang Hentikan Aktivitas di Mangsang Permai

warga kavling mangsang permai saat hearing bersama anggota komisi III dprd Kota Batam/foto : Roni Rumahorbo

BATAM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam meminta supaya aktifitas pematangan lahan pembangunan Kavling yang dilakukan 4 Perusahaan di Mangsang Permai, Sei Beduk dihentikan untuk sementara.

Hal tersebut diungkapkan Werton Panggabean saat hearing dengan warga Kavling Mangsang Permai dan pihak pengembang di ruang rapat Komisi III DPRD Kota Batam, Jumat (5/5).

“Sebelum pematangan lahan dilanjutkan, segala izin-izin harus ditunjukkan dulu, kalau tidak ada tolong dihentikan segala aktifitas di sana,” kata Werton.

Menurutnya kalau pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan izin-izin, bisa dipastikan bahwa aktifitas di lokasi tersebut ilegal.

“Harus ditunjukkan dulu izinnya, kalau memang ada supaya kita dudukkan bagaimana solusi terbaik dan tidak merugikan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Sumali, anggota Komisi III lainnya meminta untuk memanggil kembali pengembang dan BP Batam yang tidak hadir pada saat rapat.

Dia juga meminta supaya pihak berwenang dari Pemko Batam untuk membuat PPNS Line di seluruh area pematangan lahan.

“Saya meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk menyetop aktivitas di sana kalau pihak pengembang tidak bisa menunjukkan UKL/UPL-nya,” tegasnya.

Sementara itu, pimpinan rapat Nyanyang Harris Pratimura mengatakan pihaknya akan memberikan rekomendasi untuk memberhentikan sementara aktifitas pematangan lahan di lokasi.

“Habis rapat ini kami akan memberikan surat rekomendasi supaya lokasi kegiatan di PPNS Line,” tegas Nyannyang.

Riswanto salah satu perwakilan warga kavling Mangsang sebelumnya mengeluh dan mengaku sudah bosan dengan kondisi yang dialami, karena setiap turun hujan warga pasti dihantui ketakutan akan ancaman banjir yang melanda rumah mereka.

“Kami minta ketegasan dari bapak Dewan yang kami hormati, kami hanya bisa bicara dan tidak bisa melakukan kalau sempat kami melakukan aksi mungkin hal-hal yang tidak diinginkan akan terjadi,” ujarnya.

 

 

Penulis : Roni Rumahorbo

Editor : Rudiarjo Pangaribuan

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − eight =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top