Diduga telah Disuap, Aparat Kepolisian Enggan Berantas Judi Dadu di Batu Aji | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Diduga telah Disuap, Aparat Kepolisian Enggan Berantas Judi Dadu di Batu Aji

BATAM – swarakepri.com : Menjamurnya permainan judi dadu diwilayah Batu Aji dan Sagulung semakin meresahkan warga yang tinggal di sekitar lokasi. Dampak buruk akibat maraknya permainan judi dadu tersebut berakibat meningkatnya tindak kejahatan pencurian.

Anehnya, meskipun sudah sering diberitakan dibeberapa media terkait terkait dampak buruk dari aktifitas perjudian dadu tersebut, aparat Kepolisian Polsek Sagulung dan Polsek Batu Aji seakan tidak berdaya untuk menindak tegas para bandar judi dadu. Hal ini diduga karena oknum aparat Kepolisian sudah menerima “upeti” dari para Bandar judi dadu.

Dari hasil penelusuran awak media ini dilapangan, jumlah upeti yang disetorkan para bandar judi dadu ke oknum aparat Kepolisian cukup menggiurkan. Seperti pengakuan dari salah satu bandar judi dadu yang ada di wilayah Batu Aji yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Pria setengah baya ini mengungkapkan bahwa setoran untuk oknum Polisi setingkat Kapolsek yang ada di Sagulung dan Batu Aji minimal sebesar Rp 500 ribu per tiga hari dari setiap lokasi judi dadu. Dari sebanyak 9 lokasi judi dadu yang beraktitas, per tiga harinya oknum Kapolsek menerima setoran sebesar Rp 4,5 juta.

“Untuk setoran ke Kapolsek kami(para bandar,red) sudah menunjuk salah seorang bandar untuk menyerahkan setoran,” ujarnya, Kamis malam,(24/10/2013).

Menurutnya selain memberikan setoran kepada oknum Kapolsek, para bandar juga memberikan setoran kepada sejumlah oknum petugas Polisi, Wartawan dan Ormas.

“Setiap malam, banyak bang yang datang untuk mengambil setoran ke lokasi dadu. Kalau dihitung bisa mencapai 50 orang lebih,” jelasnya enteng.

Ketika disinggung jumlah setoran yang diberikan kepada para oknum Polisi, Wartawan dan ormas ini, bandar judi dadu ini mengaku jumlahnya mulai dari Rp 15 ribu sampai 50 ribu setiap malam.

Sampai berita ini diunggah, konfirmasi dari aparat Kepolisan Polsek Sagulung dan Batu Aji belum berhasil diperoleh. Aktifitas judi dadu yang merupakan penyakit masyarakat ini  masih tetap dibiarkan tetap merajalela.(Tim)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 9 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top