Direktur dan Komisaris BCS Mall Resmi jadi Tersangka Kasus Penipuan | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

Direktur dan Komisaris BCS Mall Resmi jadi Tersangka Kasus Penipuan

Kasus Dugaan Penipuan dan atau Penggelapan Bonus Pengurus Proyek BCS Mall

BATAM – Direktorat Tindak Pidana Umum(Dittipidum) Bareskrim Polri resmi menetapkan Direktur dan Komisaris PT Lubuk Sumber Jaya(BCS Mall), Lou Pu Hong dan Ardi Santoso Tan alias Bun Hua sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan pengacara Conti Chandra, Alfonso Napitipulu dan Edward Banner Purba bulan September 2014 lalu.

“Jelas bahwa penetapan tersangka kepada pengurus dan pemegang saham PT Lubuk Sumber Jaya terkait pasal 372 dan atau pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan,” ujar Alfonso Napitupulu kepada swarakepri.com, Senin (17/11/2015) sore lewat sambungan telepon.

Alfonso mengatakan dari hasil penyidikan dan gelar perkara, penyidik telah menemukan dua alat bukti yang cukup
untuk menetapkan Luo Pu Hong dan Bun Hua sebagai tersangka.

“Penyidik sempat meragukan tandatangan keduanya pada surat keputusan pemegang saham PT Lubuk Sumber Jaya yang berisi pemberian bonus kepada pengurus proyek sebesar 5 persen dari laba bersih usaha tahunan BCS Mall yang berlaku selama 20 tahun. Hasil Puslabfor Polri tanda tangan tersebut dinyatakan identik,” jelasnya.

Menurut Alfonso sejak adanya surat pernyataan tersebut, kedua tersangka tidak pernah membayarkan bonus 5 persen kepada Conti Chandra selaku pengurus proyek BCS Mall.

“Dari laporan keuangan PT Lubuk Sumber Jaya, diketahui ada keuntungan yang diperoleh BCS Mall. Mereka ini jelas mau mengelak dari tanggung jawab. Bonus itu diduga telah digelapkan, serta diduga adanya penggelapan pajak,” jelasnya.

Ia juga mengatakan keuntungan BCS Mall ini meningkat dengan pesat yang diperoleh dari penghasilan sewa dan service charge yang tinggi yakni Rp 80.000 per meter. Jumlah tenan besar dan kecil di BCS Mall saat ini diperkirakan sekitar 1000 tenan.

“Kami berharap penyidik segera menahan kedua tersangka,” pungkasnya.

Saat berita ini diunggah, Direktur PT Lubuk Sumber Jaya(BCS Mall), Lou Pu Hong belum bisa dikonfirmasi terkait penetapan status tersangka oleh Bareskrim Polri.

(RED/RUDI)

KOMENTAR FACEBOOK
39 Comments

39 Comments

  1. Tuhono

    17 November 2015 at 6:36 pm

    Selamat berjuang tidak pandang bulu ,,,libas aja
    Kebenaran adalah hakiki / membuktikan adala waktu
    Demekian pepatah orang bijak sana

  2. Phai kia nang

    17 November 2015 at 7:12 pm

    Wahlaaaaan….Adooh macam mana nih, boss beso jadi tersangka, ngapolah tak mau bayarkan dari semula, kan ngak gini jadinya, seperti kato urang “yg gatal tak di garuk garuk yg sakit”, sayang benar, seri u sayang, sudah jadi tersangka ngak bisa jadi konglomerat lagi jadinya konglomeralat..

  3. Mrx

    17 November 2015 at 9:14 pm

    Putih bisa dibuat hitam
    Moga dapat balasan yg setimpal

    • Mrx

      17 November 2015 at 9:15 pm

      Penggugat semoga dapat balasan

      • Tua pek

        17 November 2015 at 10:49 pm

        Kebenaran adalah hak nya setiap individu,kalau sudah nasib jadi suratan terima lah kehendak Nya
        Sebelum penyesalan datang maka pergi lah ke ego an jahat mu
        Perbuatan kita lah yg menghasilkan karma ,heran juga lo pohong .bunhua tidak bersedia bayar hutang apa masih kurang kaya ,hingga surat janji pon di nyatakan identik dengan meyandang gelar tersangka ..lagi. Lagi TUA PEK. tidak mengerti rakusnya ke dua pengusaha harum namanya menjadi bau Ta ik

  4. Gombal

    17 November 2015 at 11:13 pm

    Putih lambang kebaikan
    Hitam lambang lambang pengelapan
    Mungkin Awalnya ardi santosotan dan lopohong ingi menjadi orang baik serta menunjukan sifat sosial yg tinggi dan ingin berbagi kebahagian nanum diperjalanan lupa akan janji janji manis ,mulut ke dua pengusaha ternama ini yg orang tua tua bilang MULUT MU HARIMAU MU hati hati omonganatau janji jani

    • Pak sian

      17 November 2015 at 11:48 pm

      Di kalangan tiong hoa janji janji manis itu juga merupakan pemicu kemajuan cuma kalau sudah janji PAK SIAN KUE HAI ,,biasanya ya sih sengketa lah tapi rumus nya kalo gak bisa bayar 100% ya bayar la. 8 % jangan sampai gak bayar arti nya 8 ya pak sian kue hai lah biasanya sih cincai cincalah

      • Soi kim hiau si aaah

        18 November 2015 at 4:05 am

        sifat manusia mang kayak gitu lah, kalau lagi ada perlu selalu beri “ANGIN SORGA”, apa lagi waktu ngejar cewek cantek jurus apa aja juga bisa keluar, kau kawinlah sama aku neng ku beri kamu gedong sebesar istana, kiro o susudah dapat l*pek nyo, jgn istana, orang pun tak nampak, yg tinggal cuma “GUBUK DERITA” sama perut buncit ja

  5. angsiobak

    17 November 2015 at 11:46 pm

    dari konglomerat bentar lagi keprosok jadi konglomelarat, dari bos bcs mall lumayan bisa jadi bos hotel prodeo, pu hong dan bun hua pantas dijebloskan ke hotel prodeo biar hukum tegak di batam

  6. wandi

    18 November 2015 at 12:03 am

    keblusuk juga nih pengusaha begal komisi puhong bunhua,keserakahan dgn janji manis ke conti berefek fatal atas kelangsungan bcs mall,sadar lebih awal sblm makin runyam nih skandal

    • Ku kue

      18 November 2015 at 12:15 am

      Ah ah HANG KU KUE PADA JUAL KECAP
      ANG KU KUE PUNYA KERJA MAKANYA BISA BEGINI PERINGATAN BUAT SIAPA SAJA JANGAN ASAL ASAL JANJI APALAGI TINGGALKAN JEJAK ,,JAMAN SEKARANG JEJAK PUN BISA DI JADIKAN BUKTI CONTOH NYA LO POHONG DAN ARDI

  7. ricardo

    18 November 2015 at 12:07 am

    mpe ketemu dihotel prodeo ma papi tjipta ya puhong n bunhua kita gaple bareng buat hiburan ditemani nyamuk rutan

  8. Jin koto

    18 November 2015 at 6:19 am

    Ciak lat kok bisa bos sebesar gajah menipu sampai ketahuan ,,,kalo menngambil yg cantik dong main nya

  9. Abun

    18 November 2015 at 6:23 am

    Pengusaha yg tecemar nama penipunya, emang kurang ajar pengusaha satu nih

  10. Limpe lai

    18 November 2015 at 7:54 am

    Itulah…kalau untung makan sendiri kalau susah bagi bersama..makanya jgn pake cam gini punya paham..

    • Tio beng

      18 November 2015 at 10:20 am

      Ke ke ke ke lo po homg membawa nama tg batu jadi tercemar apalagi bunhua yg kata nya orang kaya singapura ternyata nama besar nya hanya melompong sebagai kasus penipuan dan pengelaapan ke ke ke ternyata bcs malll punya sejarah hitam

      • Jenfun

        18 November 2015 at 10:27 am

        PAN SHAI CUE JAM BANG HEE HEE HE CO NI OI CIO SE KUANG ….BUN HUA ,,,POHONG JADI STAR BINTANG YG PENTING RAHASIANYA HANYA KAU. MENG PUE …UANG TIDAK HABIS HO HO HO HO

    • Janji tak tepat

      18 November 2015 at 10:31 am

      Wajarlah lo pohong kayanya tidak wajar. Sangat cepat dari dulu masyarakat sudah curiga kenapa kayanya begitu cepat ,,,orang bilang sepandai membungkus telur busuk akhirnya ketahuan baunya busuk busuk melampis nama besar kedua pengusaha malll

  11. hartadi

    18 November 2015 at 2:43 pm

    skandal bcs mal sdh jadi sarapan pagi kedai kopi para toke, warga batam maupun pembaca brita ini, tampilan bcs mal yg megah nan rame tak sebanding tabiat bosnya yang culas,licik,serakah mabes polri pasti tdk sembarangan mentersangkakan penjahat kerah putih ini

  12. alung lee

    18 November 2015 at 4:10 pm

    alamak pa pulak nih toke toke konglo yg bs konglomlarat dibui dgn tudingan ngemplang hak orang

    • Swe king

      18 November 2015 at 10:22 pm

      Berita hoooott batam yg Jarang terjadi
      Semakin baik berita swara kepri dan sesuai selra pembaca ?..maju terusssss swara kepri

  13. Anon

    18 November 2015 at 11:30 pm

    Dri cara2 penulisan tampak bangat lah yg comment jahat itu dr org2 yg sama. Gagal bgt sih loe. Omongan gk jelas dan yg smbarangn menuduh, seolah2 kebenaran brada di pihak penggugat.
    Yg putih pun dihitamkan. Karma is a bitch. Smoga Tuhan mmbalaskan prbuatan kalian dgn setimpal.

    • yusmen

      19 November 2015 at 1:05 am

      gagal paham apa gagal hati sampe gak bisa cerna memahami kasus ini,apa lu kluarganya ya,saya pembaca awam, gregetan juga, gakda urusan penggugat,tergugat,tersangka, kenal jg enggak, sono blajar baca dulu baru jilat penjahat

    • Wendi

      19 November 2015 at 5:36 am

      Yg penting harus bedasarkan fakta bro jangan pro yg salah
      Apapun alasan nya kebenaran harus di jadikan panglima bukan kata kata yg dibenarkan semoga karma yg benar dan yg salah sudah matang

  14. hendra tan

    19 November 2015 at 12:09 am

    penegak hukum semestinya bertindak trengginas,cekatan mumpung blm meleber kemena mana penjahat krah putih, batam bisa runyam jika dipenuhi skandal2 jijik ini

  15. Anon(Mati aja yang buat berita abal abalan)

    19 November 2015 at 12:28 am

    TAMPAKNYA INGIN MENJATUHKAN DIRUT & KOMISARIS DARI PT.LUBUK SUMBER JAYA… BERITA YANG GAK BERMUTU , CERITANYA DARI ITU KE ITU AJA!!! DASAR BERITA ABAL ABALAN YANG BELUM TAU KEPASTIANNYA LANGSUNG DI POST!BULLSHIT!!! YANG PUTIH SELALU DI HITAMKAN(DINODAI) SAMA YANG JAHAT!!! INGAT HUKUM KARMA BERLAKU BAPAK” !!! MATA TUHAN SELALU TERBUKA , DAN MELIHAT SISI JAHAT ANDA!!! JANGAN MEMPUNYAI KUASA YANG BESAR , INGIN MENCELAKAI ORANG” JANGAN SIRIK SAMA KEKAYAAN ORANG!!! YANG JAHAT SELALU MENANG DI AWAL & KALAH DI AKHIR (INGAT NERAKA MENUNGGU ANDA BAPAK”)!!!

    • asun

      19 November 2015 at 1:15 am

      bukan mslh sirik iri pig,tp soal keadilan,bela sj mpe memble siapa tahu dikasi angpo bos bcs

    • Pendekar_Licin

      19 November 2015 at 5:48 am

      Anda marah ya? Secara psikologis anda membenarkan bahwa berita yg ditulis benar dan tepat!….misalnya ada orang yg maki kamu “Kamu buruk rupa macam monyet”,…kamu tidak akan marah kalu kamu ganteng dan cantik soalnya yg maki itu salah alamat, tapi kalau ternyata kamu buruk, kamu akan marah karena apa yg dikatakan itu tepat dan benar melukai hati kamu itu….ngerti? Gitu aja kok repot…..hehehe

    • Pendekar_licin

      19 November 2015 at 6:07 am

      Yg ada tuh pembaca iseng, kalau ado borok, atau yg busuk2, koreng2…makin busuk makin sedap wkwkwkwk….apa yg mau dijatuhkan memangnya ada kepentingan apa, utk apa? Tak dapat duit pun, kalau kasih wa duit ngakpalah biar wa koment asal bapak senang…

      • Reply

        20 November 2015 at 6:46 am

        Kalo ada kelakuan orang besar yg busuk busuk seperti setya novanto orang senang membaca kalo po hong dan bun hua juga masyarakatingin tahu aja ada orang super kaya yg punya kelakuan buruk menipu ,makanya ramailah berita ini dikalangan kopi tiam bukan ada apa kalau bisa si wartawan nya harus aktif terus mengali beryta yg sangat di minati masyarakat kepri setya novanti minta 20% kalo kasus pohong menipu 5% saham conti candra

    • Hujiakin

      19 November 2015 at 10:03 pm

      Bukan berita yg tak bermutu tapi karma Lopohong dan ardi telah masak tinggal petik aja bro anon …

  16. febian

    19 November 2015 at 1:55 pm

    ini kasus akan mencoreng dunia investasi batam jika ada pembiaran,harus usut tuntas puhong bunhua konglo berduit mestinya gak pengecut macam gini jadi masyarakat bs menilai, somasilah media jk tak benar brita,muncullah klarifikasi apa slskan dimeja hijau buktikan jalani bisnis yg bener

  17. stevan

    19 November 2015 at 10:46 pm

    ayo polri,hakim,jaksa bongkar smua bisnis tipu2 yang libatkan oknum batam

    • Gani

      20 November 2015 at 2:59 am

      Masih banyak kejahatan dikakukan po hong kalau baik gak mungkin ditersangka kan mabes polri ..kata tersangka itu berarti melakukan kesalahaan

      • Will

        20 November 2015 at 6:36 am

        Memalukan aja perbuatan po hong dan bun hua menipu conti chandra ,

  18. ang cu

    20 November 2015 at 2:51 pm

    puhong,bunhua bs berkaca ma toke besar lainnya tanaki,cahya,amattantoso,hartono,asun,abidin dll jkpun mrkbikin cacat bisnis patis di blow up jg ma media, berbisnislah yg fair jd langgeng

  19. mellany

    21 November 2015 at 12:33 am

    gak bisa tidur, baca ginian jadi ngerti, bcs mal yang ramenya ngalahin nagoya hil bisa bengkrap liat klakuan bosnya

  20. akuang

    21 November 2015 at 10:25 pm

    ciamboksu cialat bcs kenal kualat

  21. denny

    24 November 2015 at 3:51 pm

    mpe mana nih pakwartawan beritanya apa sdh cincai puhong bunhua dgn jaksa n apart hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + thirteen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Popular Post

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top