GM i-Hotel Baloi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 10 Miliar | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

GM i-Hotel Baloi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 10 Miliar

Toh York Yee Winston/ist

BATAM – swarakepri.com : Kuasa Hukum Conti Chandra dari SN Partnership, Muhammad Rum SH meminta Toh York Yee Winston membayar ganti rugi sebesar Rp 10 miliar dengan batas waktu selama 7 hari.

“Kami berikan batas waktu kepada Winston selama 7 hari untuk menyerahkan ganti rugi tersebut kepada klien kami secara kontan. Jika tidak diindahkan kami akan melaporkan ke pihak berwajib,” ujar Rum kepada swarakepri.com, Jumat(19/7/2015) siang di Batam.

Ia mengatakan pihaknya telah melayangkan surat somasi atau peringatan kepada Winston yang saat ini menjabat sebagai General Manager(GM) i-Hotel Baloi, Batam yang beralamat di Komplek Baloi Kusuma Indah No 7, Lubuk Baja Batam.

Dalam somasi tersebut, Rum menegaskan bahwa Winston telah melaporkan Conti Chandra ke Polda Kepri dengan berdasarkan sepotong kertas coret-coretan sehingga Conti Chandra didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dengan pasal 374 dan 372 KUHP.

“Dalam persidangan terungkap bukti coret-coretan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum sebagai pembuktian. Winston juga telah memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan BAP,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa akibat dari laporan Winston tersebut, Conti Chandra telah mengalami kerugian materil yakni hilangnya tanah dan bangunan Apartemen dan Hotel Batam City Condotel(BCC) beserta seluruh aset PT Bangun Megah Semesta(BMS), dan immateril yakni hilangnya nama baik Conti Chandra sebagai pengusaha properti.

Selain itu Winston juga tidak memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing(IMTA) dari Kemenakertrans seperti yang diatur pada pasal 42 ayat 1 Undang-undang No 13 Tahun 2013 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

“Winston telah melanggar undang-undang itu dan dapat dituntut sesuai dengan pasal 185 dengan sanksi pidana 1-4 tahun penjara,” jelasnya.

Rum menegaskan bahwa untuk menghindari tuntutan hukum, pihaknya meminta ganti rugi kepada Winston sebesar Rp 10 Miliar.

Saat berita diunggah Toh York Winston belum berhasil dikonfirmasi terkait somasi dari kuasa hukum Conti Chandra tersebut. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
23 Comments

23 Comments

  1. Aceng

    10 July 2015 at 9:40 pm

    Alamaaak, Gambar winston ya tuh? Kalau tak ditulis GM i hotel, udah gua sangka tukang tarek becak yg di sebelah rumah saya

  2. Duaji

    10 July 2015 at 11:06 pm

    Bcc seperti gerbong kerata api. Menyeret banyak mitra menjadi perhatian terutama di pengelapan pajak
    Winston adalah pekerja ilegal dan serta pengelapan pajak di daerah kepri ,,kaitnya orang yg bermasalah kenapa di biarkan oleh imigrasi,,polisi ,apa bisa seenak orang asing berbuat seenak perut winton

  3. Abdul rahman

    10 July 2015 at 11:21 pm

    Benar tjipta meyebarkan racun buat I -hotel maka di tempat kan winston ,,
    Winston pengelap pajak kenapa di biarkan oleh imigrasi,,jaksa dan polisi serta masih berkeliaran di batam melakukan kejahatan kerah putih

  4. Windu

    10 July 2015 at 11:52 pm

    Ayo polisi jaksa imigrasi tangkap Winston pekerja bodong di. I. Hotel .juga pengelap pajak ,

  5. teguhpramono

    11 July 2015 at 12:19 am

    aparat,imigrasi,jaksa,polisi,dprd pada kemana hoiiii,batam diacak2 orang singapura yg scara tak langsung nginjek2 hukum indonesia,preseden buruk bg penegakan hukum

  6. sansan

    11 July 2015 at 12:37 am

    nyesal blakangan wonston akibat liciknya tjipta memperalat dia buat kongsi jahat jahat ngrampas bcc htl,takkan cukup ganti rugi,efek hukum jg akan menggerogoti

  7. Pepeng

    11 July 2015 at 6:02 am

    INI YA MUKA PENJAHAT NYA YANG BERNAMA WINSTON MEREKAYASA KASUS BERSAMA TJIPTA ,BERAPA DIKASIH SAMA TJIPTA SEHINGGA DIA MAU JUAL DIRI ,RENDAH KALI KOK DI PAKAI SAMA I-HOTEL .COCOK BERSIHKAN TOILET AJA HA HA HA DASAR GOBLOK

  8. Darman

    11 July 2015 at 7:01 am

    Tidak memiliki izin ketenaga kerjaan tapi bisa bekerja di -I hotel itu sama dengan i hotel menampung tenaga kerja bodong ..kepada bp kapolda ,bp kakanwil kepri bp kejati segera bertindak demi tegak nya hukum di kepri ini

  9. Teng Giap

    11 July 2015 at 7:11 am

    Bau bangkai menjalai di. I hotel ,,terkuak lagi
    I hotel terlibat dalam kasus penipuan
    Di Bcc hotel kalau semakin di ikuti semakin menarik apa peran i hotel dalam kasus penipuan bcc ini ? Mohon informasinya ????

  10. Edo

    11 July 2015 at 8:41 am

    Winston iTu anjing nya cipta fuki,,melakukan perbuatan melawan hukum

  11. KAR

    11 July 2015 at 9:07 am

    Apa tak ada orang yg cakap lagi di pulau sehingga i hotel harus menampung tenaga kerja gelap dari singapore? Jgn menghina kepintaran orang pulau lah woiiii bosss i hotel, masih banyak yg bermutu di batam ini termasuk gue, tapi gue tak mau di banding ma winstonlah…jauh kali, kata kawan2 sisini cocok utk cuci kakus aja…hadeeeh…..cubak wa bawak ke tukang ramal kejab, kenapa muka begok genee nasip kok baik kali, atau i hotel lagi mau gelapkan pajak dan pakai si muka oon ini untuk tumbal kek si tjipta, cipta = cip kejar, ta= kering….jadi dari nama sudah nampak nih Nasip kamu

  12. novyanto

    11 July 2015 at 10:01 am

    i hotel yg br bersanding dgn bcc, betapa ngerinya liat rentetan kasus ini,banyak pihak nekat terlibat,jeruk makan jeruk,grogot saling cokot,winston jd alat,sangat pengecut skl tjipta pake orang pikirnya bs cuci tangan,mleber gak karuan sandiwaranya,akhirnya bnyk pihak kena imbasnya

  13. dahlan

    11 July 2015 at 11:01 am

    winston segra akan dicokok imigrasi nih pa lg i hotel mempekerjakan orang asing macem tak bernegara sj,muka hukum indonesia dipertaruhkan,tjipta sumber kongsi jahat ini mang bak raja penyuplai oknum2 kakitangan modus begalnya,taklama keadilan perpihak siapapun yg terzolimi

  14. Abu bakar

    11 July 2015 at 11:23 am

    Sukurlah kalau winston sudah ada yg kocokin dia, Imigrasi ya….oklah mantaplah tuh

  15. Dicky

    11 July 2015 at 9:25 pm

    Perkembangangan dari issu masyarakat sih tjipta sebagai penipu ulung dari kota medan ,yg kabarnya sering menipu di kota kota besar indonesia bersembunyi di balik Lions club. Ikali dia kena batu di kepri juga terlibat puteranya dan putrinya dalam hal menipu conti ..siapakah tjipta sebenarnya ???? Kalau ada info bro tulis disini aja dari dicky

  16. Abu bakar

    11 July 2015 at 10:07 pm

    “Ralat”, Maaf pemirsa ada kesalahan ketik, tadi anak saya bilang pa, tuh salah ketik ngak? Seharusnya di cokokin bukan dikocokin, setelah saya cek alamaaaak Miaang, mang salah ketik, DICOKOKIN lah yg betul, manalah ada yg mau kocokin si winston…..

    • bernard

      11 July 2015 at 11:55 pm

      heehehe pak abu ada2 sj ,mana anaknya ikutan baca lg,yah biar cerdas yaa nak,jd superhero kl bsr,menumpas kejahatan macem tjipta,winston,syaifudin,anli,ciiiaaat

  17. Erick

    12 July 2015 at 1:40 pm

    G M bodong
    Winston too yoor tee tercatat sebagai G M bodong di dunia

  18. mariana

    12 July 2015 at 3:03 pm

    apalah kata nasi dah jd bubur,tjipta dan kongsi jahatnya akan kena imbas dr fakta2 terpampang nyata,dman hakim,jaksa,pol,apa mrk main jg,pa lg imigrasi

  19. Dong dong

    13 July 2015 at 1:32 am

    A Ing fukimat dan winston sama sama penipu kelas berat kalau A ING kayanya dari penyetelan mesin mesin judi game ,banyak buat orang batam hancur di tangan A Ing ,kiranya winston anak persetan sama sama manusia tak bermanfaat di batam

  20. bobi

    13 July 2015 at 3:36 am

    herannya di i hotel msh dipake jg muka culun atu ini,apa jgn2 bos i hotel dpt sokongan jg dr tjipta ya

  21. Wen

    13 July 2015 at 11:11 pm

    Apakah ini boss I. Hotel bernama winston
    Kenapa sudah kaya masih mau mencuri uang negara
    Lebih baik jadi maling dan dimasukan ke penjara aja

  22. Hutomo

    13 July 2015 at 11:36 pm

    Pengelap pajak ternyata pemilik I hotel
    Dimana petugas pajak gak memeriksa I hotel
    Kenapa dibiarkan ????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 11 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top