Hakim Kabulkan Praperadilan Conti Chandra | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

Hakim Kabulkan Praperadilan Conti Chandra

Sidang Praperadilan SP3 Kasus Tjipta Fudjiarta/rudi

SP3 Kasus Tjipta Fudjiarta tidak Sah

BATAM – swarakepri.com : Hakim Tunggal Tursinah Aprianti mengabulkan seluruhnya gugatan permohonan praperadilan Conti Chandra atas terbitnya Surat Penghentian Penyidikan(SP3) kasus tersangka Tjipta Fudjiarta, Selasa(18/8/2015) siang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hal ini dikatakan Alfonso Napitupulu selaku kuasa hukum Conti Chandra kepada swarakepri.com seusai persidangan lewat sambungan telepon.

Dalam putusannya, Hakim Tursinah menyatakan menolak seluruh eksepsi dari termohon(Kapolri) dan mengabulkan seluruh permohonan pemohon(Conti Chandra).

“Mengadili dalam eksepsi menolak semua eksepsi dari termohon. Dalam pokok perkara. Mengabulkan pemohonan untuk seluruhnya,” kata Tursinah saat membacakan putusan.

Dengan dikabulkannya seluruh permohonan dari kubu Conti Chandra, maka penetapan SP3 Nomor S.Tap/55b/VII/2015/Dit Tipideksus tanggal 1 juli 2015 pada perkara dugaan tindak pidana penipuan, memberi keterangan palsu pada akta autentik dan penggelapan atas tersangka Tjipta Fudjiarta yang diterbitkan termohon dinyatakan batal atau tidak sah.

Selain itu, Hakim juga memerintahkan termohon untuk melanjutkan penyidikan dan segera melimpahkan kembali berkas perkara atas nama Tjipta Fudjiarta ke Kejaksaan Agung RI.

Menanggapi putusan hakim tersebut, Alfonso Napitupulu SH meminta Mabes Polri agar menaati putusan praperadilan dan segera melanjutkan penyidikan serta melimpahkan berkas perkara Tjipta Fudjiarta ke Kejaksaan Agung.

“Dengan putusan itu, Mabes Polri harus melanjutkan penyidikan dan segera melimpahkan berkas perkara Tjipta Fudjiarta ke Kejaksaan Agung,” tegasnya.

Seperti diketahui Kuasa Hukum Conti Chandra, Alfonso Napitupulu mendaftarkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Selasa tanggal 7 Juli 2015 pasca ditetapkannya Surat Penghentian Penyidikan(SP3) Nomor S.Tap/55b/VII/2015/Dit Tipideksus tanggal 1 juli 2015 terkait dugaan tindak pidana penipuan dan atau memberikan keterangan palsu pada akta autentik dan atau penggelapan atas tersangka Tjipta Fudjiarta yang dilaporkan Conti Chandra bulan Juni 2014 lalu. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
30 Comments

30 Comments

  1. sukmanto

    18 August 2015 at 8:09 pm

    hakim tursinah masih bisa sehat pikirannya,keadilan masih disoroti dibatam,meskipun iming2 uang panas oknum skandal bcc hotel masih sangat menggoda siapapun pemutus pengadilan ini

  2. jufri

    18 August 2015 at 8:14 pm

    cipta taklari lg,masa apesnya kandatang sbentar lg,kpk mulai tindak hakim,jaksa,aparat terlibat

  3. Uyo

    18 August 2015 at 8:45 pm

    Mati anjing tu ,,kanai juo
    Penipu tetap penipu

  4. Ocolor

    18 August 2015 at 9:01 pm

    Haha haaaaaaa pendekar hukum si rud ,ternyata tulisan nya terbukti benar ,lanjutkan terus kami penasaran tentang hukum yg dijatuhkan oleh fuad ,ternyata si
    Rud berbeda pendapat dgn hakim fuad yg tidak paham hukum ,cuma paham materi aja

  5. Aceng

    18 August 2015 at 9:26 pm

    Iya..ialah…tjipta menipu masak bisa lolos dari hukum, mantappp, ngak sabar nih, nunggu tjipta dan keroninya di cokok

  6. Realitas

    18 August 2015 at 10:52 pm

    Alamak permainan hakim amat jorok ,berani bela yg bayar ,,besok 2 negara kita mau dikemanakan bro

  7. Akil

    18 August 2015 at 10:54 pm

    Alamak permainan hakim amat jorok ,berani bela yg bayar ,,besok 2 negara kita mau dikemanakan bro

  8. Realitas

    18 August 2015 at 10:56 pm

    Alamak ternyata cipta itu seorang penipu besar ,,dan seorang ketua kerah putih

  9. Kusmayadi

    18 August 2015 at 11:07 pm

    Si penipu besar kembali menjadi tersangka lagi ,kalau bisa di liput khusus mengenai cara car penipuan nya dan motif nya

  10. supandi

    18 August 2015 at 11:11 pm

    babak baru bcc hotel ditangan hakim baru yang masih bisa diapresiasi keputusannya menegakkan supremasi hukum dibatam,mari kawal bersama pengadilan panjang ini

  11. Pique

    18 August 2015 at 11:33 pm

    Kasus penipuan terbesar tahun 2012–2013—2014–2015 yg dipegang rekor oleh Tjipta fudjiarta yg konon katanya komisaris bodong ,,,ini lah tjipta fudj sudah yg ada kemaluanya sehingga tak tahu malu lagi

  12. Minfo

    19 August 2015 at 5:44 am

    Aksi kejahatan tjipta kembali ter kuak haaaaaaaa,tak ada kejahatan yg sempurna akhirnya di tersangkakakan kembali ,,selamat atas kemenangan kebenaran di kepri

  13. Waterpau

    19 August 2015 at 6:16 am

    SP3 bodong mabes untuk tjipta fujiarta dibatalkan OLEH HAKIM THURSINAH
    Membuat tjipta shock serta membuat manusia bergelar SERBA BODONG INI MENUJU KE LAPAS SEMAKIN DEKAT AJA

  14. Ucok baba

    19 August 2015 at 11:12 am

    Horeeeee………sudah jadi tesangka lagi ya? Moga masih ada tempat kosong di lapas, jgn sampai tak ada tempat pulak untuk tjipta dan keroninya yg berjibun.

  15. Trigana

    19 August 2015 at 11:36 am

    Dari Bcc yg mewah pak cipta fujiarta pindah ke rumah tahanan rutan kasihan ya perjalanan hidup ini yg berliku liku buat seorang ketua Lions club ,,tokoh masyarakat,,tokoh kerah putih indonesia ,cuma kita gak tahu motif seorang cipta itu apa ,,apa cari kaya atau lagi gembangkan ilmu ilmu hitam

  16. Pepeng

    19 August 2015 at 12:07 pm

    Pepeng lagi pertaruhkan kebenaran ,ini merupakan semangat bagi pepeng yg juga menperjuangkan kebenaran ,,pepeng kecewa terhadap aparat penegak hukum yg di ngeritercinta ,kalau tjipta menipu untuk hidup ,pepeng membasmi segala kejahatan yg ada

  17. remi

    19 August 2015 at 12:11 pm

    ini hakim tursinah yang sudah tahu kalau suap dimedan yang oc kaligis saja and the gang kena borgol kpk pa lagi cuma hendri pengacara cipta yg klas kambing,siap siap megaskandal from batam ini booming nasional,skandal paling jorok.hakim,jaksa,wakabagmabes,penyidikpolda,notaris,kena samber semua kpk

  18. jenny tan

    19 August 2015 at 12:55 pm

    horeee….ketangkap juga tuch perbuatanya tjipta ternyata masih ada celah juga untuk ngalahkanmu,geram aq melihatnya,segera sembelih aja,buat apa di tunggu lagi kalo bisa kalo bisa tenggelamkan dalam kotoran bumi ini,gara-gara tjipta bikin resah dunia usaha di batam dan nasional.

  19. herlina

    19 August 2015 at 1:00 pm

    jangan pake tunggu lagi,segera di sikat aja tuch tjipta,jangan biarkan dia si gerbong penipu ulung itu berdalih lagi,sikat langsung sampe mampus biar bisa bernafas korbannya akibat ulah liciknya.

  20. Kang Apih

    19 August 2015 at 3:04 pm

    Mengapa sp 3 di batalkan .??
    Ternyata benar ulah wakareskrim
    Hukum bisa mereka mainkan tapi kenyataan berlainan bung ..tjipta telah menghambur uang ,,goyah lah mental kawan kita bussssyet

  21. doni

    19 August 2015 at 4:26 pm

    bgm liciknya cipta,kebenaran mulai terkuak dimanapun jhoni samosir wakabagreskrim mabes,sutradara yg sdh disuap cipta akan dikejar kpk sampe keujung bumi,palagi abu dan anita poldakepri,kerakneraka menyambutmu

  22. riasana

    19 August 2015 at 4:36 pm

    sempat conti di hukum akibat ulah tjipta,aq rasa masyarakat umum yang yang menggantung tjipta karna marah dan gak menerima hukum gak adil biar hukum masyarakat hukum tjipta seperti masyarakat hukum para begal.

  23. Kusmayadi

    19 August 2015 at 4:42 pm

    Kusmayadi benci akan penipuan yg bersifat kerah putih ,seharus cipta fujiarta dihukum karena mencuri hotel bcc ,,enak betul dikau tjipta ,pada benci akan kelakuan kamu

  24. Hendrik

    19 August 2015 at 6:03 pm

    Bro ini merupakan kejahatan tjipta fujiata yg merampas hak milik orang lain tanpa membayar ,

  25. Syarif hidayatullah

    19 August 2015 at 7:02 pm

    Pepeng sedih de kalau tjipta masuk penjaraaaaa karna tu tjipta nanti kami angkat sebagau ketua ketah putih

  26. Pepeng

    19 August 2015 at 10:23 pm

    Syarif itu anak buah tjipta ,,sama aja dgn tjipta

  27. Rikwan kamil

    20 August 2015 at 7:16 am

    Tjipta fujiarta di medan ya sebagai tokoh masyarakat tionghua yg tercoreng di kepri sebagai ketua kerah putih Haa haaa itu lah kalau lagi naik daun jangan sombong ,akhirnya kena batunya

  28. gaban

    20 August 2015 at 7:53 pm

    hakim harus patuh pada hukum bukan pada uangnya tjipta,mau di bawa kemana negara ini kalo tidak ada ke adilan bagi masyarakatnya apalagi ini masalah dunia usaha bikin resah gara-gara kasus ini karna pembangunan di bangsa ini adanya usaha” dan pengusaha jujur kalau tidak adil,hakim bisa menghancurkan negara ini.

  29. Kardani

    20 August 2015 at 10:42 pm

    Bentar lagi tjipta masuk penjara dan jadi sesepuh untuk para napi disono, jagan lupa kawan2, genk, konco, kerabat, yg ikut merekayasa kasus sekalian diajak masuk hotel prodeo juga…

  30. noto

    21 August 2015 at 3:59 pm

    siap2 sj para penjilat cipta,yg konspirasi begal bcc,kpp,kejagung menantimu dgn paksa,hahahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + nineteen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top