Hasan : Tjipta tidak Hadir saat Penandatanganan AJB PT BMS | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

Hasan : Tjipta tidak Hadir saat Penandatanganan AJB PT BMS

Sidang Kasus Penggelapan di Hotel BCC Batam

BATAM – swarakepri.com : Hasan, salah satu pemegang saham PT Bangun Megah Semesta(BMS) tahun 2011 mengungkapkan bahwa saat penandatangan Akte Jual Beli(AJB) sebanyak 77 saham miliknya di Notaris Anly Cenggana tidak dihadiri Tjipta Fudjiarta selaku pembeli.

“Saat penandatangan akta nomor 3, Tipta tidak hadir,” ujar Hasan saat memberikan kesaksian pada persidangan, Senin(22/6/2015) di Pengadilan Negeri Batam.

Hasan juga mengaku bersedia menandatangani Akta Jual Beli(AJB) nomor 03 tersebut atas perintah terdakwa Conti Chandra.

“Terdakwa suruh tandatangani akta 03 karena sudah ada pendamping untuk beli saham,” jelasnya.

Terkait terbitnya akta 98 untuk membatalkan akta 89 tentang keputusan RUPSLB PT BMS, Hasan mengatakan hal tersebut terjadi karena terdakwa Conti Chandra yang saat itu menjabat Direktur Utama telah mendapatkan pendamping untuk membeli saham.

“Dalam akta 89, terdakwa punya hak penuh untuk mencari pendamping,”ujarnya.

Hasan juga mengatakan bahwa surat pernyataan para pemegang saham PT BMS nomor 1601 tanggal 28 Juli 2011 dibuat karena adanya perubahan pembayaran hutang para pemegang saham menjadi Rp 6 Miliar lebih.

“Yang Rp 21 miliar adalah utang pribadi para pemegang saham kepada terdakwa dan membayar suplier,” jelasnya.

Ketika ditanya Majelis Hakim soal komposisi pengurus PT BMS setelah terbitnya akta 03, Hasan mengaku tidak mengetahuinya.

Ketika diberikan kesempatan oleh Majelis Hakim untuk menanggapi keterangan Hasan, terdakwa Conti Chandra membenarkan keterangan tersebut.

“Keterangan Hasan benar yang mulia,” kata Conti. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
8 Comments

8 Comments

  1. Marta

    23 June 2015 at 6:49 am

    Kalau gitu Notaris anly selingkuh dong dengan tjipta
    Kasus ini seperti penipuan di lakukan tim work dgan cara menguji legalitas surat dibantu oleh anly cengana untuk mengesahsan seolah olah tjipta sudah membeli dan mem bayar pembelian hotel bcc

  2. Fernandeas

    23 June 2015 at 9:21 am

    Tjipta dimana saat menandatangani akte apa lagi memikirkan untuk menipu conti ,,,cipta anjing tu ,,,kalau anjing sekali makan taik walaupun suatu saat anjing itu dipelihara oleh conti dan dikasih makan M D donald setiap hari tapi si cipta anjing mencium bau taik tetep da akan memakan taik itu walaupun taik apa aja ,,taik kucing ,kotoran manusia …maaf memakai kata kata kasar ini manusia bebal

  3. anoi

    23 June 2015 at 1:55 pm

    tolong dong beritanya jangan pro pro kemana-mana pusing bacanya. hahhahahah

  4. KAR

    23 June 2015 at 3:36 pm

    Seperti orang main adu ponco, tjipta yg sudah di posisi atas menghimpit conti (enak kali eeee kek menghimpin cewek aja), ciaaaaaaatttttt, ternyata conti masih nyimpan tenaga dalam dan membalas, posisi mulai seimbang sekarang, angli di belakang tjipta sambil memberi semangat ” ajo boss pake jurus rahasia yg sudah kita bahas maren”….Siapa yg menang?…..tak taulah tebak sendiri ajalah, soalnya berepisode

  5. Amat

    23 June 2015 at 8:07 pm

    Hasan membuka Aib tjipta dan anli ,,hasan wimeng andreas sutruswi mengeluar juru monyet memetik buah pelir tjipta fujiarta ,,berubah jadi Thai kam ha ha ja cipta marah sama hasan

  6. HekBinLomo

    23 June 2015 at 8:23 pm

    Ending dari cerita ini, tjipta dan anak istri naik kereta api pulang medan, sambil mutar lagu” perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk disampingku kawan” lagu ebit.g ade, conti hidup bahagia dan pindah ke amerika serikat, pak hakim tersenyum2 puas atas kerjanya, jaksa terheran2, angly buka kedai kopi di nagoya, para penonton bersorak sorai gembira. Dan yg baca terbahak2 sampai air matanya meleleh keluar, heheh …………….>>>>>maaf ini cuma tebakan aja<<<<
    ………..

  7. Mindo

    24 June 2015 at 7:27 am

    Kalau tjipta tak hadir hasan tek tek de dgn siapa?? Apa di te te de ama anly aja kenapa mau ?? Tetede kan harus ada orangnya kalau ini benar berarti tingkat dari pengambilan hotel tersebut penuh rencana tjipta alias otak kotor dari cina medan yg bernama tjipta amat matang berkerja sama notaris .notaris dapat apa coba cek ada apartemen gak di bcc ??? Notaris Abal abal

  8. etti

    25 June 2015 at 10:22 am

    jpu aji perlu diamati keadilan kadang kalah dgn uang seberapa jauh keterlibtan penegak hukum smakin kentara dgn tdk nimbang kebenran hakiki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top