Indonesia Kerahkan KRI Cucut, KRI Parang dan 1 Heli Bantu Tim SAR Laka Laut Tabrakan Kapal USS John S McCain dan MV Alnic MC | SWARAKEPRI.COM
Mancanegara

Indonesia Kerahkan KRI Cucut, KRI Parang dan 1 Heli Bantu Tim SAR Laka Laut Tabrakan Kapal USS John S McCain dan MV Alnic MC

KAPAL PERANG USS JOHN S MCCAIN DI PERAIRAN SELAT MALAKA/FOTO: DISPEN LANTAMAL IV TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Pasca insiden kecelakaan laut tabrakan kapal USS John S McCain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC di timur Selat Malaka Tg Pergam Bintan , pada Senin (21/8), TNI AL mengerahkan KRI Cucut-886, KRI Parang-647 BKO Guskamlabar dan 1 Helly 409 untuk membantu Tim SAR mencari para korban yang hilang.

Mendapat informasi tersebut Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno berkoordinasi dengan jajaran Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) Laksma TNI Bambang Irawanto dan jajaran Pos Angkatan Laut Berakit, Posal Lagoi dengan menurunkan unsur KRI Cucut-886 ,KRI Parang-647 serta 1 Helly 409  dan unsur Patkamla Lantamal IV untuk membantu melaksanakan SAR pencarian Korban.

Sampai saat ini diperoleh informasi 10 Crew hilang dan masih dalam pencarian, sementara itu USS John S Mccain (DDG) 56 mengalami kerusakan dibagian buritan lambung kiri bangunan kapal.

Sementara itu dilokasi kejadian SAR yang sedang melaksanakan pencarian MMEA (Malaysian Maritime Enforcement Agency) dan RMN (Royal Malaysian Navy) dengan mengerahkan 1 kapal dan 2 fast boat.

Selain itu juga pihak Negara tetangga Singapura menurunkan PCG (Police Coast Guard dan RSN (Royal Singapore Navy) melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR. 1 Heli Sea Hawk dari USS John S Mccain telah diterbangkan melakukan pencarian dilokasi kejadian.

Sampai saat ini upaya yang dilakukan oleh TNI AL dalam hal ini Lantamal IV bergerak cepat berkoordinasi dengan Guskamlabar dan ILO Singapura untuk perkembangan dilapangan. Saat ini KRI Cucut-886 dan KRI Parang-647 BKO Guskamlabar dan 1 Helly 409  melaksanakan bantuan pencarian korban.

Untuk mengantisipasi adanya tumpahan minyak Lantamal IV sudah berkoordinasi dengan instansi lingkungan hidup terkait antisipasi terhadap kemungkinan adanya tumpahan minyak, namun sampai saat ini belum ada tumpampahan minyak yang terlihat dilokasi kejadian.

 

Sumber : Dispen Lantamal IV

Editor    : Siska

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top