Kadin China Jajaki Kerjasama Agrowisata, Agrobisnis dan Agroteknologi di Batam | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Kadin China Jajaki Kerjasama Agrowisata, Agrobisnis dan Agroteknologi di Batam

FOTO BERSAMA USAI PERTEMUAN (KEDUA DARI KIRI) ROBERT M. SIANIPAR, MADAM MARRIAN MA, JADI RAJAGUKGUK, STAF KHUSUS ANGGOTA 4 I WAYAN SUBAWA, ANGGOTA KADIN CHINA/FOTO: HUMAS BP BATAM

BATAM – CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce atau Kadin  China yang khusus mengurus bidang industri bahan kimia melakukan kunjungan ke BP Batam dengan tujuan melakukan penjajakan kerja sama di bidang agrobisnis dan sekaligus mendapatkan infromasi lengkap terkait ketersediaan lahan untuk pengembangan sektor agrowisata, agrobisnis dan agroteknologi di Batam.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya, Purba Robert M Sianipar menerima kunjungan tersebut pada Senin sore (18/9).

Rombongan tersebut berjumlah 9 orang, dipimpin oleh Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk. Pada kesempatan itu, turut hadir Madam Marrian M selaku Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce beserta rekan.

Jadi Rajagukguk mengatakan gagasan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Business Forum di Johor Malaysia yang baru saja diikuti Kadin. Dalam pertemuan tersebut Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce menyatakan minat mereka untuk membentuk kerja sama bidang agrowisata, agrobisnis dan agroteknologi di suatu kawasan strategis dan cukup lahan guna menghasilkan produk healthy organic yang memiliki nilai tinggi dengan pangsa pasar internasional.

“Mereka sudah pengalaman kerja sama dengan banyak negara dan saat dia bertanya di wilayah mana di Indonesia yang cocok, saya langsung bawa ke Batam, hingga sekarang ini kami ke BP Batam”, kata Jadi.

Robert yang menerima kunjungan tersebut di ruang kerjanya mengatakan potensi agrowisata, agrobisnis dan agroteknologi di Batam ada di Sei Temiang dengan luas 116 Ha yang selama ini dikelola oleh BP Batam.

Robert menjelaskan lebih lanjut, ia menerima dengan baik kunjungan ini dan bersama ia ingin melihat bagaimana konsep agro industri bisa dikembangkan sesuai konsep ideal, dengan teknologi yang mereka miliki dan sejalan dengan visi misi BP Batam, yakni untuk membentuk industri hijau yang ramah lingkungan dengan konsep green city.

“Penjajakan dalam arti awal, selanjutnya dari hasil kunjungan siang ini akan dilakukan pendalaman oleh pihak China, bagaimana konsep yang akan mereka bangun untuk mengembangkan agribisnis Sei Temiang. Selanjutnya kita akan lihat, bisa jadi kita menuju ke bentuk kerjasama, seperti MoU atau bahkan kontrak kerja sama,” ungkap Robert.

Sementara itu, Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma, mengatakan bahwa program ini telah secara eksis dilakukan Presiden China dengan banyak negara. Tercatat program kerja sama agrobisnis agroteknologi telah sukses dilakukan bekerjasama dengan 100 negara dan kini mereka mencoba menawarkan kerja sama ini ke Indonesia dan Filiphina.

“Batam, menurut kami adalah peluang yang sangat baik, sangat bagus dan kami percaya bisnis ini akan memberikan value atau nilai tambah bagi pembudidayaan agrobisnis di Batam,” ungkapnya.

 

Editor  : Siska

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 15 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top