Kapolres Karimun Diduga Terima Suap dari Pengusaha Kayu Illegal | SWARAKEPRI.COM
Headlines

Kapolres Karimun Diduga Terima “Suap” dari Pengusaha Kayu Illegal

Per Bulan, JK Diduga Berikan Jatah Rp 38 Juta untuk Aparat Penegak Hukum di Karimun 

KARIMUN – swarakepri.com : Dugaan adanya kongkalikong antara oknum pengusaha kayu illegal berisial JK dengan aparat penegak hukum yakni Polres Karimun, Bea Cukai dan TNI AL untuk membiarkan aktifitas pembalakan liar, pengangkutan dan penjualan kayu tanpa ijin (Illegal Logging) di Kabupaten Karimun semakin terkuak.

Berdasarkan pengakuan dari narasumber SWARAKEPRI.COM yang minta namanya tidak dipublikasikan,  untuk mengamankan bisnis illegalnya, JK melalui melalui DD selaku pengurus dan pemilik saham di gudang kayu milik JK berbendara CV Karimun Maju menyetorkan uang suap sebanyak Rp 38 juta kepada aparat kepolisian Polres Karimun, Bea Cukai dan TNI AL.

“Biaya yang dikeluarkan JK buat Kapolres tiap bulannya sebesar Rp 15 juta yang diserahkan melalui Kasat Reskrim.  Untuk tiga Kasat yang ada di Polres jumlahnya beda lagi,” ujar narasumber ini, Kamis(24/4/2014).

Dari Rp 38 juta yang suap yang berikan tersebut, Rp 15 juta diduga untuk Kapolres dan sisanya untuk Bea Cukai dan TNI AL.

Dikatakannya bahwa kayu-kayu yang masuk ke gudang milik JK berasal dari Serapung Pelalawan, Tanjung Samak dan dari Tanjung Sari. Kayu illegal tersebut kemudian diangkut menggunakan kapal dan langsung bersandar di lokasi gudang kayu pada waktu dini hari.

DD sendiri ketika dikonfirmasi tidak bersedia memberikan klarifikasi. Anehnya DD justru mengaku memiliki LSM di Karimun.

“Saya sebentar lagi ada rapat di kantor LSM, karena saya juga punya LSM, ujar DD melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Diberitakan sebelumnya aktifitas pembalakan liar, pengangkutan dan penjualan kayu tanpa ijin (Illegal Logging) yang dilakukan oleh oknum-oknum pengusaha di Kabupaten Karimun tidak mampu ditindak oleh aparat penegak hukum yang ada khususnya aparat Kepolisian Polres Karimun.

Dari pantauan SWARAKEPRI.COM dilapangan, hingga kini aparat kepolisian tidak pernah melakukan tindakan berarti terhadap aktifitas oknum-oknum pengusaha yang jelas-jelas merusak hutan dan merugikan negara.

Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Ipda Sitorus ketika dikonfirmasi berdalih akan mempelajari permasalahan kasus illegal logging yang ada di Karimun.

“Kami akan mempelajari dan menindak setiap perbuatan yang melanggar hukum di Karimun,” ujarnya singkat, Jumat(11/4/2014) diruang kerjanya.(red/bes)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − nine =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top