Kapolsek Tebing Diduga "Peras" Pengusaha Tambang Pasir | SWARAKEPRI.COM
Headlines

Kapolsek Tebing Diduga “Peras” Pengusaha Tambang Pasir

KARIMUN – swarakepri.com : Kapolsek Tebing, Afdal diduga telah melakukan pemerasan terhadap salah satu pengusaha tambang pasir darat didaerah Pongkar, kecamatan tebing, Kabupaten Karimun beberapa waktu lalu.

Dugaan pemerasan itu terjadi melalui sambungan telepon oleh oknum anggota Polsek Tebing yang meminta uang sebanyak 3 juta rupiah pada pengusaha tambang pasir darat. Berawal dari razia penertipan tambang pasir darat pada tanggal 22 Agustus 2013 oleh anggota polsek Tebing yang menahan Truck Roli dan Mesin Isap pasir milik pengusaha LS.

Pada saat peralatan dan truck Roli milik LS ditahan, tidak langsung dibawa ke polsek Tebing dan malah ditahan disuatu tempat tidak jauh dari areal tambang. disaat itulah LS mengaku menerima telephone dari seseorang yang mengaku suruhan Kapolsek Tebing yang meminta uang 3 juta rupiah pada LS dan jika uang yang dimintanya tidak diberikan peralatan tambang miliknya akan ditahan.

Takut peralatan usahanya ditahan, LS mengikuti keinginan oknum polisi suruhan Kapolsek itu, dan pada jam 3 sore LS menyerahkan uang 3jt pada oknum polisi itu.

LS pada media ini mengakui jika usaha tambang pasir miliknya dan tambang lainnya ilegal, namun LS merasa diperas dan terjadi kecemburuan sosial antara pengusaha tambang pasir.

Afdal, Kapolsek Tebing ketika dikonfirmasi awak media ini membantah tudingan LS. Saat ditemui di seputaran GOR Karimun (10/09/2013) Afdal mengaku jika dugaan pemerasan yang dituduhkan padanya tidak benar, dan telah terjadi salah komunikasi. Afdal mengaku hanya menegur LS agar truck roli pengangkut pasir milik LS dilengkapi dengan terpal demi keselamatan pengguna jalan yang lain.

“Itu tidak benar, dan saya tidak tahu jika ada anggota saya yang meminta setoran pada pengusaha”, terang Afdal.

Sebelumnya, Kapolres Karimun AKBP Dwi Cahyono melalui Wakapolres Karimun Kompol Harry Purnomo saat ditemui diruangan kerjanya Selasa pagi (10/09) berjanji akan menelusuri dugaan pemerasan anak buahnya, dan jika memang terbukti maka akan diberikan sanksi tegas.

“Kita akan telusuri lebih dalam lagi, kita menjungjung tinggi azas praduga tak bersalah, namun jika terbukti, akan kita tindak tegas” ucap Harry.

(Beslin)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × three =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top