Konser Jodhi Yudono Diawali Lagu dari Puisi WS Rendra  | swarakepri.com
HIBURAN

Konser Jodhi Yudono Diawali Lagu dari Puisi WS Rendra 

konser tunggal jodhi Yudono di solo/foto : Istimewa

SOLO – Konser tunggal Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono di balai Soedjatmiko Kota Solo, Rabu (14/2/2018), diawali dengan lagu berjudul Pamflet Cinta karya WS Rendra. Lagu ini menceritakan soal kehidupan sosial, namun bagi Jodhi lagu ini mengenang sosok istrinya yang telah pergi lebih dahulu meninggalkan dirinya.

Sepenggal baris puisi yang diaransemenJodhi “Ma, nyamperin matahari dari satu sisi. Memandang wajahmu dari segenap jurus…”.

“Satu tahun kepergian istri saya, tepatnya pada Jumat 15 Februari 2016 besok. Saya teringat akan wajahnya, satu tahun sebelum dia pergi. Kini dia sudah tenang disana,” kata Jodhi saat pembukaannya.

Konser puisi dan lagu, yang didedikasikan buat istrinya itu, membuat suasana khusuk. Penonton yang rata-rata setingkat mahasiswa itu pun terpukau menyaksikan lantunan puisi dan lagu tersebut.

Sepanjang Konser Cerita buat Lila lagu-lagu ciptaannya yang digubah dari puisi-puisi karya sendiri maupun karya penyair lain seperti WS Rendra dan Chairil Anwar.

“Cerita buat Lila” adalah salah satu puisi dan lagu yang dibuat khusus saat Lila masih hidup. Puisi ini semacam dongeng pengantar tidur dan kerap dinyanyikan bersama di pembaringan.

“Cerita buat Lila” adalah salah aatu tradisi konser tunggal Jodhi setiap tahun yang mengangkat berbagai tema. Konser sebelumnya adalah “Betapa Cinta”, “Baduy Kembali”, “Dendang Sajak Penyair Minang”, “Aku, Chairil, dan Rendra” dan lain-lain.

Didukung oleh beberapa penyair dan musisi dari beberapa kota, diantaranya Noorca Massardi, Rayni N Massardi, Joshua Igho Wage Tegoeh Wijono, Agung Tri Nugroho, Heri Prasetyo, Rumah Balada Indonesia (RBI) Solo.

Untuk diketahui, Jodhi Yudono seorang musisi yang juga penulis. Lahir di Cilacap 16 Mei 1963. Mulai menyanyikan puisi sejak akhir 80an di berbagai kota dan negara dengan label “Nyanyian Puisi Jodhi Yudono”.

Pernah membuat album kompilasi berjudul “Satu Hati” bersama Iwan Fals, Doel Sumbang, Trie Utami dll, dan album “Angin pun Berbisik” bersama Endah dan Reza. Mengeluarkan mini album “Kata Hati” pada 2012. Tahun 1993 pernah menggarap ilustrasi musik Sinetron “Lelaki dari Tanjung Bira”.

Kini, selain bekerja sebagai redaktur senior di kompas.com dan menjadi Ketua Umum IWO, dia juga aktif menulis puisi dan novel, Jodhi juga masih terus menyanyikan puisi di panggung-panggung pertunjukan, serta memberi penghiburan kepada kawan-kawannya yang sedang sakit sebagai terapi kesembuhan.(r)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top