Memasuki Musim Angin Utara, Stok Beras di Batam Aman Hingga 5 Bulan Mendatang | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Memasuki Musim Angin Utara, Stok Beras di Batam Aman Hingga 5 Bulan Mendatang

ILUSTRASI BERAS BULOG

BATAM – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub Divre Batam memastikan stok beras dan gula hingga akhir tahun untuk wilayah Batam dan Karimun masih aman.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Sub Divre Batam, Ruyun Rajab Panjaitan kepada SWARAKEPRI.COM, Selasa (10/10/2017).

“Ya, masih aman bahkan hingga lima bulan ke depan masih ada untuk wilayah Batam dan Karimun. Jauh hari sudah kita antisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi termasuk angin utara,” kata Ruyun.

Ia menjelaskan, stok beras Bulog terdiri dari 2 jenis, yakni beras Public Service Obligation (PSO) atau beras sejahtera sebanyak 1.855.650 Kg dan beras komersial yang disalurkan ke Rumah Pangan Kita sebanyak 1.104.950 Kg. Sementara untuk stok gula pasir saat ini sebanyak 1.406.480 Kg.

Ia menambahkan, untuk stok gula di Batam tergolong banyak mengingat kebutuhan warga Batam akan gula hanya 75 ton per bulannya.

“Kita juga akan menerima tambahan stok beras komersial sebanyak 500 ton dari Sub Divre Polewali Mandar, Sulawesi Selatan dan beras PSO sebanyak 300 ton dari Sub Divre Dumai ke GBS Sei Raya, Karimun dan sedang di perjalanan,” jelasnya.

Dari hasil pantauan selama ini, menurutnya, Rumah Pangan Kita (RPK) yang paling banyak melakukan permintaan terhadap beras Bulog adalah daerah yang padat penduduk seperti Kecamatan Bengkong, Sagulung, Batuaji, dan dari daerah Tanjunguma, Lubuk Baja.

“Tiap RPK yang ada di daerah-daerah tersebut setiap bulannya membutuhkan sedikitnya 1 ton beras,” ungkapnya.

Ia memaparkan, sejauh ini jumlah RPK di Batam sekitar 335 dan seluruhnya berada hampir di setiap kelurahan yang ada.

“Kita sangat intensif memantau tiap RPK dan tiap RPK sudah pakai aplikasi. Sejauh ini kita belum menemukan pelanggaran seperti mengoplos atau bermain harga karena harga beras per kilogram yang kita kasih Rp 8.100 dan batas harga yang mereka jual maksimal Rp 9.500,” tutupnya.
Penulis  : Roni Rumahorbo

Editor    : Siska

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − two =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top