Oknum Pengusaha Diduga Beli Ribuan Karung Ballpres dari Kejari Karimun | SWARAKEPRI.COM
BISNIS

Oknum Pengusaha Diduga Beli Ribuan Karung Ballpres dari Kejari Karimun

Barang Bukti Ballpres Sebanyak 8400 Karung Diperkirakan  Bernilai Miliyaran Rupiah

KARIMUN – swarakepri.com : Sebanyak 8400 karung barang bukti ballpres asal Singapura hasil tangkapan Dirjen Bea Cukai Kantor Wilayah Kepulauan Riau di Karimun yang sudah diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun sebagai barang bukti di Pengadilan diduga telah diperjualbelikan oleh oknum-oknum di Kejaksaan kepada oknum pengusaha ballpres berinisial R.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun swarakepri dilapangan, barang bukti ribuan potong ballpres bernilai Miliyaran ripuah tersebut seharusnya turut dimusnahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Karimun pada hari Senin tanggal 23 Desember 2013 lalu. Anehnya barang bukti tersebut justru diduga dijual oleh oknum-oknum di Kejaksaan kepada oknum pengusaha berinial R.

Permasalahan barang bukti ballpres ini sendiri terkuak oleh adanya keluhan dari para pedagang ballpres yang mengaku kesulitan untuk mendapatkan ballpres di Karimun. Salah seorang pedagang yang minta namanya dirahasiakan mengungkapkan bahwa oknum pengusaha berisial R tersebut memperoleh ballpres dari barang bukti yang ada di pihak Kejaksaan Negeri Karimun.

“Disini(Karimun,red) barang ballpres memang dikuasai oleh R karena memiliki modal besar, apalagi dia punya koneksi dengan pihak Kejaksaan dan Bea Cukai di Karimun,” ujar salah seorang pedagang kepada swarakepri, hari ini,Sabtu(1/2/2014).

Namun demikian, narasumber swarakepri ini mengaku saat ini pedagang ballpres di Karimun sangat kesulitan memperoleh ballpres karena telah dimonopoli oleh oknum pengusaha R. Melalui kaki tangannya, ballpres yang dibeli dari Kejaksaan tersebut justru dijual ke luar Karimun.

“Saat ini kami sangat kesulitan memperoleh ballpres karena sudah dimonopoli oleh R, seharunya ballpres tersebut kan untuk masyarakat Karimun, jangan hanya karena ingin dapat untung banyak, dia(R) malah menjual ke luar karimun. Para pedagang disini kan juga perlu makan? ujarnya geram.

Dikatakannya barang bukti sebanyak 8400 potong ballpres yang dikuasai oknum pengusaha R terbagi dalam beberapa kategori yakni 7000 karung kain kampit dan 1400 karung Ballpres. Ballpres sendiri dijual seharga Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per karung sedangkan kain kampit dijual seharga Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per karung.

Hingga berita ini diunggah pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun dan Kanwil Bea Cukai Kepri di Karimun belum berhasil dikonfirmasi.

Untuk diketahui pada hari senin tanggal 23 Desember 2013 lalu, Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau melakukan pemusnahan barang bukti ribuan karung pakaian bekas dari hasil tangkapan Bea Cukai Kepulauan Riau pada periode 2011-2013.

Pemusnahan barang bukti ballpres itu sendiri dipimpin Kepala Kejari Tanjung Balai Karimun Supratman Khalik di area penambangan PT Karimun Granite di Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat. Saat itu Khalik mengatakan barang bukti yang dimusnahkan tersebut diperoleh dari perkara tindak pidana penyelundupan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Barang-barang tersebut merupakan limbah dan harus dimusnahkan sesuai perintah pengadilan,” ujarnya saat itu yang dikutip dari republika.co.id.(red/bes)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top