Diduga ada Oknum yang Mempersulit Perpanjangan SIM di Polresta Barelang | swarakepri.com
HUKRIM

Oknum Polisi Diduga Persulit Perpanjangan SIM di Polresta Barelang

“Katanya dua hari selesai. Tapi harganya tetap saja mahal, mereka minta Rp 600 ribu juga”

BATAM – Warga Tanjung Balai Karimun berinisial MP mengaku dipersulit oleh oknum Polisi saat mengurus perpanjangan Surat izin mengemudi(SIM) di Unit Pelayanan SIM Satlantas Polresta Barelang, Kamis(26/5/2016).

 

Untuk mengurus perpanjangan SIM B1 miliknya, dia mengaku disuruh oleh oknum tersebut untuk kembali mengikuti tes mengemudi.

 

“Ini kan memperpanjang, kenapa harus dipersulit. Katanya kalau tidak mengikuti tes akan kembali lagi ke SIM A,” ujar MP kepada AMOK Group.

 

Tidak terima dengan ulah oknum tersebut, MP kemudian mengadu ke salah satu perwira Polisi Wanita(Polwan) yang ada.

 

“Setelah Ibu itu datang baru lah mereka tidak mempersulit lagi. Tadi di dalam, Ibu itu bilang ke anak buahnya agar tidak mempersulit perpanjangan SIM saya,” ujarnya.

 

Selanjutnya proses perpanjangan SIM B1 miliknya kemudian bisa diproses dan dijanjikan akans selesai dalam 2 hari.

 

“Katanya dua hari selesai. Tapi harganya tetap saja mahal, mereka minta Rp 600 ribu juga,” bebernya.

 

Ditempat yang sama, salah satu warga Tanjung Balai Karimun mengaku telah menghabiskan uang hingga jutaan rupiah untuk mengurus perpanjangan SIM.

 

“Saya sudah tiga kali gagal perpanjang SIM, karena selalu kalah saat tes mengemudi, padahal pertama buat SIM kan sudah dites? Ini jadi bolak-balik lagi ke awal. Kita ini sudah susah, tapi masih dipersulit juga,” ujarnya.

 

Menurutnya walaupun harus kembali mengikuti tes mengemudi, seharusnya Polresta Barelang menyediakan mobil lori dan tidak hanya di tes menggunakan layar.

 

“Harus disediakan lori untuk tes mengemudi, di tes lewat layar ya gagal terus lah, karena beda dengan aslinya,” bebernya.

 

Hingga berita ini kembali diunggah, Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika belum berhasil dikonfirmasi.

 

(red/Jef)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 2 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top