PH : Jual Beli Saham PT BMS ke Tjipta Fudjiarta Cacat Hukum | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

PH : Jual Beli Saham PT BMS ke Tjipta Fudjiarta Cacat Hukum

Sidang Kasus Penggelapan di Hotel BCC Batam 

BATAM – swarakepri.com : Penasehat Hukum Conti Chandra, Muhammad Roem mengatakan bawha Akta Jual Beli(AJB) saham PT Bangun Megah Semesta (BMS) kepada Tjipta Fudijarta di kantor Notaris Anly Cenggana cacat hukum karena tidak dihadiri oleh pihak penjual dan pembeli.

“Dalam pasal 16 ayat (1) huruf m UU Nomor 2 Tahun 2004 tentang jabatan Notaris ditegaskan bahwa dalam menjalankan jabatannya, Notaris wajib membacakan akta dihadapan penghadap dihadiri oleh paling sedikit 2 orang saksi dan ditandatangani saat itu juga dihadapan
penghadap, saksi dan notaris,”jelas Roem menanggapi keterangan 2 saksi ahli dalam BAP penyidik yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Aji Satrio Prakoso, siang tadi, Kamis(25/6/2015) di Pengadilan Negeri Batam.

Roem juga mengatakan bahwa keterangan saksi ahli perdata yakni DR Erna Widjajati dan saksi ahli pidana DR Chairul Huda yang saat ini menjadi Dosen di Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut harus dikroscek dan dibuktikan di persidangan karena banyak hal yang ditutup-tutupi.

“Harus dibuktikan Akta itu(akta RUPS Nomor 2 dan AJB Nomor 3,4,5) sah atau tidak? Akta 01 juga belum dibatalkan,” terang Roem ketika dikonfirmasi ulang seusai persidangan.

Menurutnya dengan tidak dibatalkankannya akta 01 berarti Akte 89 juga belum dibatalkan.

“Sampai sekarang akte pendirian PT BMS tahun 2007 masih berlaku. Artinya Conti Chandra sampai sekarang masih tetap menjabat Direktur Utama,” jelasnya.

Pada persidangan hari ini(Kamis,red), selain mendengarkan keterangan 2 saksi ahli yang dibacakan JPU, 2 orang saksi fakta yakni Sugianto dan Rosa selaku supplier AC dan Gordin di BCC Hotel pada tahun 2010-2012 juga memberikan kesaksian.

Sidang selanjutnya akan kembali digelar pada tanggal 1 Juli 2015 untuk mendengarkan keterangan saksi ahli dari penasehat hukum terdakwa. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
11 Comments

11 Comments

  1. Tedy bear

    26 June 2015 at 12:17 am

    Enaaaaak susu bendera
    Jaksa aji dipermalukan oleh tjipta dalam hal memakai bap polisi ,,,Ji …panggil tjipta untuk mempertanggungjawab kan laporan polisinya .,,jangan lepaskan tjipta dari tanggung jawab hukum ,,,tjipta itu bukan hanya brengkex. Tapi hiper sex ,,nafsu besar tenaga tak ada

  2. Mujahidin

    26 June 2015 at 5:33 am

    Jual beli cacat hukum membuat tjipta cacat mental.
    Mental cacat akan membawa tjipta tak lama lagi tak waras ,,kasihan deh ,,dari komisaris bodong hotel mewah pindah ke rumah sakit jiwa jadi pasien wk wk wk

  3. Huda

    26 June 2015 at 6:15 am

    Nampak kali penipuan tjipta lakukan terhadap conti
    Lihat aja fakta persisangan ,,membuat orang yg hadir disana pada bilang bahwa kebenaran tu ada pada conti ,,saran ke tjipta sebagai penipu yg ketahuan di persidangan jangan la memaksakan kehendak menguasai bcc .disegala kalangan pada tahu kamu pelaku penipuan,,,terus terang saya mengikuti berita tentang bcc dari awal kadang membuat saya yg bukan orang hukum terpaksa ikut campur mengomentari kasus tersebut ,,maaf pak jaksa ,hakim bukan mau mendahului

  4. Marzuki

    26 June 2015 at 7:11 am

    Hai tjipta kamu menguasai bom waktu akan membinasakan kamu,,lihat berita berita online pada menyulutkan kamu sebagai pelaku kejahatan di kepri dalam arti merampas hak yg bukan milik kamu ,,,memalukan perampok tua yg tak punya tenaga tapi merampok pakai otak (otak tjipta setara otak udang galoh)

  5. top

    26 June 2015 at 8:54 am

    wah wah wah.. saksi ahlinya pengecut tak berani datang mainnya bacain sumpah saja, mungkin takut diserang oleh Penasehat hukum, hahahahhaha

  6. Batam phaikia

    26 June 2015 at 9:00 am

    Pak hAji jangan mau di kadalin sama tjipta, tjipta tuh raja kadal

  7. GD

    26 June 2015 at 9:40 am

    pak jaska Aji ingat dosa, jngan terpengaruh yang jelek, jika sudah nampak yang mana benar cepat-cepat lari dari yang salah, nnti kena hukum Tuhan baru tau..

  8. Kusmayadi

    26 June 2015 at 3:21 pm

    Jual beli ini tanpa dihadiri pembeli tjipta fujiarta,,,antara wimeng dgn siapa roh nya tjipta membuat hebat ya tjipta bisa membuat akta jual beli antara orang hidup dengan orang (roh tjipta) anly ini mungkin dukun bukan notaris bung

  9. Karni

    26 June 2015 at 7:03 pm

    Saksi ahli tak berani hadir karna sudah tahu kesalahan nya dan nanti nya minta ampun yg mulia ampun jgn sumpahi kami yg mulia walau kami berbohong tapi kami demi uang untuk keluarga yg mulia ,,untuk keluarga supaya bisa berfoya foya chairul huda ,,,erna ,,,sampian promosi bagi yg berani bayar bersesia memberikan keterangan sesuai pesanan yg membayar trim.s

  10. rikha azasha

    1 July 2015 at 9:14 pm

    bikin geram aja kasus ini sudah hancurkan orang” itu buat apa di pedulikan.

  11. zeze asinta

    1 July 2015 at 9:30 pm

    seret aja dan adili buat apalagi di dengarkan seenaknya dia mempermainkan hukum indonesia kalo hukum rimba sudah di gantung tuch orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top