Polresta Barelang Bekuk 5 Pelaku Perampokan Bermodus Gembos Ban | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Polresta Barelang Bekuk 5 Pelaku Perampokan Bermodus Gembos Ban

PELAKSANAAN EKSPOSE PELAKU PERAMPOKAN OLEH KAPOLRESTA BARELANG (TENGAH)/FOTO: MARINA

BATAM – Petugas kepolisian Polresta Barelang berhasil membekuk lima orang pelaku perampokan nasabah bank dengan modus gembos ban yang terjadi pada Rabu (06/06/2018) lalu di Simpang Kara Batam Centre.

Penangkapan tersebut diungkapkan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, pada saat melakukan ekspose di kantor Polresta Barelang, Senin (25/06/2018).

Para pelaku melakukan aksinya setelah mengikuti korban yaitu Sandi, karyawan PT Arung Laut Nusantara, yang saat itu sedang melakukan transaksi dengan menukarkan check di bank OCBC sebesar Rp 500 juta.

“Saat korban melakukan perjalanan beberapa menit setelah keluar dari bank,  tiba-tiba ban mobil sebelah kiri bagian belakang bocor, kemudian korban turun untuk mengganti ban tersebut. Saat itu para pelaku langsung melakukan aksinya untuk mengambil uang yang diletakkan korban di belakang jok mobil,” ujar Hengki.

Kemudian korban langsung berteriak minta tolong dan salah satu pelaku lainnya berpura-pura menawarkan jasa  membantu korban untuk mengejar pelaku yang sudah mengambil uang dari dalam jok mobil tersebut. Namun pelaku tidak berhasil ditemukan.

Setelah melakukan penyelidikan,  polisi akhirnya berhasil menangkap kelima pelaku yang dipastikan merupakan kelompok jaringan sindikat antar kota yaitu Batam, Palembang dan Gerobogan Jawa Tengah. Beberapa pelaku diketahui merupakan residivis.

“Dari enam tersangka, lima orang berhasil diamankan, sementara satu lagi masih DPO,” terangnya.

Kelima pelaku yang berhasil ditahan, yaitu Hatta, Danu, Deden, Erik Monica dan Ahmad Roni. Mereka ditangkap di daerahnya masing-masing. Petugas kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa perhiasan, handphone, televisi dan juga uang tunai. Barang bukti tersebut merupakan hasil  perampokan yang sudah dipergunakan.

Selanjutnya kelima tersangka akan dijerat pasal 363 ayat 1 dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Penulis : Marina

Editor   : Siska

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + six =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top