Riki Syolihin : Rekaman Suap Disdik Batam seperti di Warung Kopi | SWARAKEPRI.COM
Headlines

Riki Syolihin : Rekaman Suap Disdik Batam seperti di Warung Kopi

BATAM – swarakepri.com : Ketua Komisi IV DPRD Batam, Riki Syolihin membantah terlibat dalam dugaan pemberian suap sebesar Rp 200 juta dari Sekretaris Dinas Pendidikan Batam, Yahya kepada Diana Titik Windayati selaku Sekretaris Komisi IV DPRD Batam yang telah dilaporkan ICW Kepri ke KPK dan Mabes Polri.

Saya tidak terlibat,lebih tepatnya tanyakan saja sama yang bersangkutan,” ketus Riki ketika ditemui awak media ini, Selasa(27/8/2013) di ruang rapat Komisi IV DPRD Batam.

Ketika disinggung mengenai adanya rekaman pernyataan Yahya terkait penyerahan uang sebanyak Rp 200 juta kepada Diana untuk meloloskan anggaran di Dinas Pendidikan Batam tahun 2013, dengan ketus Riki menyebut rekaman tersebut hanya seperti diwarung kopi saja.

“Rekamannya hanya sepotong-sepotong dan seperti sedang di warung kopi,” ujar Riki enteng.

Sebelumnya Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Diana Titik Windayati(DWT) yang didalam rekaman tersebut disebutkan menerima uang Rp 200 juta dari Yahya justru menyambut baik adanya laporan dari Indonesia Corruption Watch(ICW) Kepri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) dan Mabes Polri.

“Kalau sudah memang dilaporkan ke KPK atau Mabes Polri justru lebih bagus….kan kita semua menggunakan azas praduga tak bersalah. Biar proses hukum yang memutuskan,” ujar Diana melalui pesang singkat SMS kepada swarakepri, Senin kemarin(26/8/2013) pukul 15.12 WIB.

Hal berbeda disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Batam, Yahya yang dalam rekaman tersebut mengaku telah menyerahkan uang Rp 200 juta kepada Diana. Ia mengaku sudah pasrah atas adanya laporan Indonesia Corruption Watch(ICW) Kepri ke KPK dan Mabes Polri beberapa hari lalu.

“Saya pasrah saja pak, ujarnya singkat kepada swarakepri ketika dihubungi melalui sambungan telepon kemarin siang, Senin(26/8/2013).

Seperti diketahui Indonesia Corruption Watch(ICW) Kepri telah melaporkan dan menyerahkan bukti rekaman pembicaran antara YH(oknum dinas pendidakan batam) dan DWT(Sekretaris Komisi IV DPRD Batam) terkait dugaan suap dan gratifikasi sebesar Rp 200 juta untuk meloloskan anggaran di Dinas Pendidikan Kota Batam Tahun 2013 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)(22/8/2013) dan ke Mabes Polri,jumat(23/8/2013).

(Red/adi)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top