Tanggapan Zainal Abidin Terkait Dugaan Asusila Oknum Pegawai DPRD Batam | SWARAKEPRI.COM
DPRD BATAM

Tanggapan Zainal Abidin Terkait Dugaan Asusila Oknum Pegawai DPRD Batam

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zainal Abidin (Foto : PGP)

BATAM – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zainal Abidin mengaku tidak mengetahui terkait adanya dugaan perbuatan asusila yang melibatkan dua staff DPRD kota Batam di ruang istirahatnya.

“Saya tidak kenal dengan 2 orang staf DPRD kota Batam berinisial JD dan AM yang diberhentikan oleh Sekwan,” ujar Zainal kepada swarakepri.com, Senin (6/8/2018).

Ia mengatakan bahwa saat dugaan asusila itu terjadi, ia sedang berada di ruangan paripurna. “Saat itu saya sedang di paripurna, setelah selesai saya langsung pulang dan baru mengetahui isu tersebut besok harinya,” lanjutnya.

Zainal juga mengaku kaget mendengar adanya dugaan perbuatan asusila tersebut, karena membawa-bawa nama dirinya yang tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Inikan rumah rakyat, kalau kita berfikir jernih pasti tidak mungkin karena banyak orang yang berlalu-lalang di daerah itu,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, akan melakukan pengecekan terkait dugaan perbuatan asusila tersebut.

“Saya harus cek dulu, karena hal ini masalah sensitif, jadi kita tidak bisa bicara sembarangan,” tutupnya.

Seperti diketahui, dua oknum pegawai DPRD Kota Batam diduga telah melakukan perbuatan asusila dengan tamu dari DPRD Kota Kampar di ruangan pimpinan DPRD Batam (23/8).

Dua pegawai berstatus honorer tersebut berinisial JD dan AM, perbuatan asusila tersebut dilakukan dengan tamu Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zainal Abidin saat jam kerja sedang berlangsung.

Peristiwa ini diketahui pada saat salah satu Cleaning Service di kantor DPRD Batam sedang membersihkan ruang kerja Wakil Ketua I tersebut yang berada di lantai 2 gedung DPRD Batam.

Cleaning Service berinisial BD tersebut kaget saat menemui ruang istirahat untuk pimpinan DPRD Batam dalam keadaan acak-acakan dan menemui handuk yang dalam kondisi kotor.

Terkait dugaan perbuatan asusila tersebut, beberapa LSM sudah membuat laporan ke Polresta Barelang pada Sabtu (4/8) lalu.

 

 
Penulis : PGP

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − fourteen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

SWARAKEPRI.COM Design by Batam Visual

To Top