Tjipta Kembali Jadi Tersangka, Conti : Keadilan itu Masih Ada | swarakepri.com
BATAM

Tjipta Kembali Jadi Tersangka, Conti : Keadilan itu Masih Ada

Palu-Hakim/ist

BATAM – swarakepri.com : Putusan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tursinah Aftianti yang mengabulkan gugatan praperadilan atas terbitnya SP3 kasus tersangka Tjipta Fudjiarta membawa harapan baru bagi Conti Chandra selaku pelapor dan pemohon.

“Keadilan itu masih ada. Prinsipnya masalah ini adalah karena Tjipta tidak bayar,” ujar Conti Chandra kepada swarakepri.com, Jumat(21/8/2015) sore.

Dengan adanya putusan Hakim tersebut, Conti berharap agar hukum benar-benar ditegakkan kepada Tjipta Fudjiarta.

“Hukum harus ditegakkan, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di Batam,” tegasnya.

Seperti diketahui Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tursinah Aftianti telah mengabulkan gugatan Conti Chandra atas terbitnya Surat Penghentian Penyidikan(SP3) kasus dugaan tindak pidana penipuan, memberi keterangan palsu pada akta autentik dan penggelapan dengan tersangka Tjipta Fudijiarta, pada persidangan hari Selasa (18/8/2015) lalu.

Dalam putusan nomor 70/Pid.Pra/2015/PN Jkt Sel tersebut, Hakim Tursinah memerintahkan Kapolri selaku termohon untuk melanjutkan penyidikan dan selanjutnya melimpahkan kembali berkas perkara tersangka Tjipta Fudjiarta nomor LP/587/VI/2014/Bareskrim ke Kejaksaan Agung. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
20 Comments

20 Comments

  1. martono

    22 August 2015 at 5:22 pm

    akhirnya drama persidangan yg mlibatkan oknum penegak hukum batam dan apart penyidik terkuak,cipta memang sudah itikadnya menipu dari awal,iba juga dgn conti ini sdh barangnya dirampas kena jerat pulak, semoga keadilan hukum benar2 tegak dibumi batam

  2. Sinaga

    22 August 2015 at 5:41 pm

    Yakin lah keadilan itu bukan hakim khairul fuad yang menentukan tapi tuhan la yg menentukan ,,yakinla Conti kamu akan bebas ,,banyak yang tidak yakin tjipta bisa menang ,,tapi harus semangat dong lawan kejahatan biar nantinya yg lain akan berani ikut melawan kezoliman aparat setan

  3. bandi

    22 August 2015 at 5:57 pm

    hukum tampak mulai berpihak pada yang benar, akhir skandal bcc hotel semakin nyata siapa yang berhak,tjipta takkan bs tenang dimanapun dia berada

  4. memey

    22 August 2015 at 9:53 pm

    wajar aja kalo tjipta jadi tersangka,orang maling.masa sich pembohong kayak tjipta memenangkan perkara,emangnya masih kuat tuch uang tjipta nutupi kebenaran tapi hati nurani di pengadilan masih ada untuk orang yang tertindas bukan karna money.

  5. eriska zein

    22 August 2015 at 10:20 pm

    wkwkwk…..,doa orang terdzolimi terkabul juga jadinya,mampus loe tjipta bentar lagi nginap di penjara karna loe gak pengen hidup enak dan nyaman karna penjara dan derita loe yang loe pilih tjipta.

  6. Marta

    24 August 2015 at 9:42 pm

    Perang antar mafia ,,,POLAU VS MEDAN
    Kita lihat aja sepertinya mafia medan ko. .kena batunya mafia medan

  7. Manalu

    25 August 2015 at 3:42 am

    Ayo ayo….pak polisi ,,hakim tursinah sudah batalkan sp3 .beranikah proses konco kita yg bernama tjipta fudjiarta.jangan sungkem sungkem ama tjipta fujiarta yang nota bane sama dengan perampok
    Ayo pak polisi masyarakat kepri lago menunggu keberanian pihak polisi mabes

  8. boo.oni@yahoo.com

    25 August 2015 at 10:43 am

    doa orang teraniaya,conti bs nafas lega.tinggal cipta nikmati karma dipenjara, hakim tursinah msh punya nurani mana yg salah dan disalahkan

  9. hariawan

    26 August 2015 at 1:15 am

    sidang2 slanjutnya akan memutuskan apakah pengadilan masih berpihak pada kebenaran,cipta dipenjara apa conti kmbl dpt bcc hotelnya,pembaca swarakepri menanti brita perkembangannya

  10. momon

    26 August 2015 at 8:05 pm

    cipta kebiribirit lari cari perlindungan siapa lg,jeruji sel menantinya,karma yang ditabur akan dituai

  11. Dicky

    27 August 2015 at 8:14 pm

    Tjipta fujiarta hidup di medan bahagia jadi ketua lions club
    Sampai di batam malang melingtang hampir setiap hari jadi makanan pers
    Jadi orang bahagia di medan

  12. adriana

    28 August 2015 at 12:31 am

    keadilan buat conti berhak dia dapatkan karna hotel itu miliknya,yang di curi oleh tjipta tapi kena banyak pihak terlibat mempersulit untuk mengembalikkan yang punya hak apa ingin memeras pemiliknya selain tjipta penyogok untuk meloloskan aksi tipuanya.

  13. harsolukito

    30 August 2015 at 7:13 pm

    persidangan lanjutan akan smakin mengukuhkan tjipta memang dgn itokad nipu dari awal,bcc jg simalakama melibatkan pejabat jaksa,hakim,polisi,notaris yg akan jg perhatian kejagung menyelidiki keterlibatan alat negara ini

  14. komar

    31 August 2015 at 3:00 pm

    keadilan semakin berpihak pada yang benar,hakim bernurani akan tegakkan supremasi agar batam tak dikuasai mafia hukum macem cipta

  15. seniria

    31 August 2015 at 3:10 pm

    agar gak semena-mena para mafia mempermainkan hukum,alhamduliliah hukum sudah mulai berada pada keadilan pada kasus BCC hotel.

  16. fahmi

    7 September 2015 at 12:47 pm

    mo berkelit apalagi cipta akan dikejar krn keserakahan merampas hak orang lain dgn tipu muslihat,pake ajak2 hakim,jaksa,polisi lg makan terperosoklak kau

  17. samin

    7 September 2015 at 5:31 pm

    jika keadilan masih dinurani hakim dan jaksa kasus ini bisa sls dengan seadil-adilnya

  18. hariman

    11 September 2015 at 8:46 pm

    saksikan kembali peradilan sesat apalagi yang disuguhkan pengadilan batam dan kejagung apakah masih tegak supremasi hukum negara ini

  19. dolli

    21 September 2015 at 11:23 am

    ape kabar nih kasus mpe mana sidangnya apa msh exis reporternya

    • Ujang

      15 October 2015 at 5:48 am

      Eh apa kabar bcc lama tak dengar tjipta ponya berita apa sudah di 86 kan pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − 2 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top