Tjipta Pudjiarta dan Winston Disebut Beri Keterangan Palsu | SWARAKEPRI.COM
HUKRIM

Tjipta Pudjiarta dan Winston Disebut Beri Keterangan Palsu

Sidang Kasus Penggelapan di Hotel BCC Batam

BATAM – Penasehat Hukum Conti Chandra, Alfonso Napitupulu SH mengatakan bahwa Tjipta Pudjiarta dan Winston memberikan keterangan palsu di persidangan kasus dugaan penggelapan di Hotel Batam City Condominium(BCC) hari ini,Kamis (11/6/2015) di Pengadilan Negeri Batam.

“Dari keterangan dua saksi tadi, kami temukan alur cerita rekayasa yang sudah disetting sedemikian rupa,” kata Alfonso kepada swarakepri.com seusai persidangan.

Namun demikian Alfonso mengatakan pihaknya akan membuktikan rekayasa tersebut nanti pada saat pemeriksaan saksi-saksi yang lain.

“Saksi lain nanti adalah empat pemegang saham lainnya dan saksi dari Depnakertrans,” jelasnya.

Ia menegaskan dari bukti yang mereka miliki, Winston yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) tidak memiliki Izin MempekerjakanTenaga Kerja Asing(IMTA) sebagai Direktur di BCC Hotel.

“Winston hanya punya IMTA sebagai General Manager,” terangnya.

Alfonso menegaskan bahwa perbuatan Winston yang tidak memiliki legalitas sebagai pekerja asing di Indonesia bisa diancam pidana penjaramaksimal 4 tahun. “Itu sangat serius,” ujarnya lagi.

Terkait adanya jual beli saham senilai Rp 27,5 miliar yang disebutkan Tjipta dalam kesaksiannya, Alfonso mengatakan hal tersebuttidak benar.

“Itu bukan jual beli saham, tapi utang Conti kepada Tjipta. Itu ada laporan auditnya,” jelasnya.

 

Menurut Alfonso tidak mungkin Conti menjual Hotel senilai Rp 182 miliar hanya seharga Rp 27,5 miliar kepada Tjipta.

“Apakah sebagai pembeli Tijpta tidak melihat isi perusahaan? Apakah sebodoh itu pak Conti hanya jual Hotel seharga Rp 27,5 miliar?” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa bukti yang diserahkan saksi berbeda dengan aslinya. Untuk itu pihaknya akan menghadirkan saksi ahli.

Sebelumnya Tjipta Pudjiarta dan Winston memberikan kesaksian dalam persidangan yang diketuai oleh Khairul Fuad didampingi Alfian Syahrial Harahap.

“Sidang selanjutnya digelar pada hari Senin tanggal 15 Juni 2015 untuk mendengarkan keterangan saksi dari notaris dan pembeli apartemen,” kata Khairul saat menutup sidang.

Diberitakan sebelumnya Ketua Majelis Hakim Khairul Fuad didampingi Budiman Sitorus dan Alfian dalam putusan selanya menolak eksepsi penasehat hukum Conti Chandra yang didakwa atas kasus dugaan penggelapan dalam jabatan di Hotel Batam City Condotel(BCC), sore tadi, Senin(8/6/2015) pukul 15.00 WIB di Pengadilan Negeri Batam.

“Menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa, memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara,” kata Khairul Fuad saat membacakan putusan sela. (red/rudi)

KOMENTAR FACEBOOK
26 Comments

26 Comments

  1. Umar farox

    11 June 2015 at 11:37 pm

    Tjipta dan winston beri keterangan palsu makin jelas perampokan TJIPTA terhadap hotel BCC ATAS MILIK CONTI CH KENAPA TIDAK LAGI PUNYA URAT KEMALUAN terletak DI KEPALA SEBENTAR LAGI TJIPTA AKAN MERASAKAN HOTEL PRODEO

  2. Ijon

    11 June 2015 at 11:56 pm

    Ha ha ha ketahuan juga tipu tipu nya tjipta beri keterangan palsu Yang palsu itu tetap palsu tjipta jangan sok jadi bos kira nya bos bodongan kata conti candra Jorok otak tjipta fuki ata

  3. Satar emir

    12 June 2015 at 6:03 am

    Kami mengikuti sidang nya conti chandra alangkah liciknya tjipta serta di caci makii oleh terdakwa kata kata nipu kamu /komisaris bodong apakah tjipta tidak merasa malu atau tjipta benar benar telah melakukan penipuan terhadap conti chandra Kasus akan menarik untuk kami ikuti sebab akan terkuak di pengadilan batam trim,s

  4. Ali jo

    12 June 2015 at 1:26 pm

    Tjipta fuji seperti belut dalam sawah ,,,hebat menurut menurut pengusaha batam dalam bidang menipu rekan kongsinya.

  5. Ehur

    12 June 2015 at 2:06 pm

    Wajah tjipta itu seprtinya orang tak berdosa tapi otak bagaikan udang galah mulut nya pintar menyusun kata kata indah buat kami penonton terpesona ,,hai tjipta balik medan aja dari pada kau nanti tidur di barelang kasihan deh

  6. Umar farox

    12 June 2015 at 3:50 pm

    Penipuan melibat kan sindikat internasional yg diketuai oleh cipta fujiarta ,,tangkap penipu kelas kakap,,,

  7. Phu bo

    12 June 2015 at 7:55 pm

    dasar penipu tjipta ini masak menrekrut orang asing jadi direktur otak mapiah isinya cuma nipu doang, dari sini aja udah nampak ngak benernya belum lagi yg bukti cuma fotokopian dijadikan bukti…hehehehe ada2 aja di negeri anta berantah kita ini…

  8. Abunawas

    12 June 2015 at 8:17 pm

    Winston bonggak di jadukan tumbal tjipta untuk bcc setelah sidang keluar begok begok. Ini nama nya jilat jilat pantat nya tjipta fujida

  9. Abdulah

    12 June 2015 at 8:24 pm

    Didalam sidang tjipta itu bego ,,,bego dia karna cerita cipta rasanya tertipu dgn conti konon menurut cipta harga gedung itu 6 miliar apa tu logika saya pikir otak cipta fuji tidak lain isi sama dgn otak Udang galoh

  10. Husin

    13 June 2015 at 8:15 am

    Benar benar ketahuan bo hong nya bagaimana membeli gedung sebesar BBC tanpa melihat dan katanya hanya dengan secarik kertas saja ?..ya kami rasa tjipta fu harus di bawa ke RUMAH SAKIT UNTUK DIPERIKSA TERLEBIH DAHULU ..MENURUT KAMI YG MEYAKSIKAN KEJIWAAN TJIPTA ITU BERMASASALAH .ATAU PURA PURA SINTING HA HA HA TJIPTA SAMPAH BUAT KAMI WARGA BATAM,,,,TRIM.S

  11. Akui

    13 June 2015 at 8:24 am

    Kelompok cipta tidak kompak ,,winton bilang cipta yang merekayasakan kasus ,sepandai pandai menipu ketahuan juga,,dibocorin oleh warga singapore ,,kami lihat winton korban nya cipta korban perasaan ,,,korban psikologis Kasihan deh Ketahuan juga penipuan tjipta …berbohong pula di depan hakim …..

  12. Hidayatulah

    13 June 2015 at 9:36 am

    Winston. Lempar kotoran ke muka tjipta
    Bego nya tjipta itu mau di kadalin oleh anak buahnya..tjip sadar kejahatan tu tidak ada kekel nya

  13. Warto

    13 June 2015 at 9:43 am

    Kalau mau tipu jgn di batam terus terang aja kamu sudah merusak nama baik di daerah yg membesarkan kamu tahu kah kamu tjipta ,,,kamu tu anak Durhaka jahanam ,,,,,pergilah jauh jauh dari kepri

  14. Aki

    13 June 2015 at 11:52 am

    Biadab skl tjipta dgn uang omset bcc msh bs tabur uang buat aparat,hakim , jaksa, masyarakat tdk buta keadilan akan dimenangkan yg berhak

  15. Anton

    13 June 2015 at 1:32 pm

    Pak tjipta fujiarta komisaris bodong memalukan warga medan tjipta fukimak

  16. Juanda

    13 June 2015 at 7:03 pm

    Komisaris bodong apa itu sama dengan tak bermodal ya ,,,,apa gak malu tjipta fujiata sampai ketahuan tipu daya nya ,,,bro dari medan ato Cimed sungguh memalukan sampai kemana mana berita nya

  17. Andi kusuma

    13 June 2015 at 7:55 pm

    Tjipta fujiarta drakula pengisap darah ….memimjamkan uang trus jadi milik nya pinjaman 27 m aset 250miliar tjipta kamu lebih bodoh dari tengkulak kalau mau ambil ya dirayu dulu baru sikat ,,,bukan sikat dulu baru ambil tjipta goblok a

  18. Ahmad roxi

    13 June 2015 at 11:05 pm

    Aq ini pembasmi kejahatan ,,,tjipta fujiarta katanya ketua lion club kok kerjanya tipu-menepu ,,,,,…,,

  19. HekBinLomo

    14 June 2015 at 12:01 pm

    Winston ini cuma budak eee bidak dari tjipta phukauta aja, disuruh maju…maju disuruh mundur..mundur permasalahan sebenarnya dia ngak begitu mengerti gitu loh makanya bap dengan sidang ngak sama. Padahal dia sudah hafal lama kata2 yg tjipta berikan wanti2..ee eee di sidang hakim kasih KILIK DUO bale, ngak sanggup ngopor bolanya lagi, duarrrr bola nabrak muka winston Bersama rumput sama taeeek kerbo, naseppppp direkstur tak sah dari negeri seberang

  20. Pepeng

    14 June 2015 at 4:42 pm

    Winston di pengadilan jawabnya ini dari cipta itu katanya cipta winston sperti sapinya nya cipta yg di ikat talinya di hidung badan manusia otak sapi ,,,jauh jauh dari negri seberang kerja hanya cium pantat tjipta fukita ..kerja di I hotel apa jadi mata mata bcc

  21. Ahmad farox

    14 June 2015 at 9:43 pm

    Ya udalah tjipta kamu mending jujur aja karna udah tua tar kalo mati dosa mu tidak bertumpuk gak pernah melihat orang tua begitu berengsex

  22. Phu lu song

    15 June 2015 at 11:08 am

    Tjipta ini sudah durhaka kepada conti yg sudah angkat dia jadi komisaris, tapi karena nafsu yg besar dan terlanjur menikmati enak nya dipanggil “met pageee pak dirut setiap pagi”, akhirnya nafsu sudah. Memuncak maka di perkosanyalah hotel bcc bersama2 dengan keroninya winston. Padahal di medan dia cuma pakang aja…

  23. Abdul majid

    15 June 2015 at 6:45 pm

    Komentar metro online komisaris kartu nama ,,,,artinya akta nya terbuat di kartu nama. Tjipta fudjiarta komisaris bodong ha ha h a ha. Bodonya si gaik tua bangka busuk dipermalukan oleh conti dipengadilan negri

  24. Bin laden

    16 June 2015 at 10:32 pm

    Pak Tjipta kamu duduk di kursi Apa????? Sombong ya seperti pilot aja gaya kamu duduk. . Mau kamu bawa ke mana foto mu sombong pamer ni ye tjipta

  25. Walik

    17 June 2015 at 7:11 am

    Pak LADEN :itu FOTO PAK KAPTEN TJIPTA FUJIARTA LAGI NYETIR ADAM AIR HA HA HA

  26. Ozil

    20 June 2015 at 5:47 am

    Menjijikan tu nama tjipta fudjiarta ,lihat duduk di pengadilan masih sombong sekali..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top