BATAM – Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster oleh Sub.Dit IV Tipidter Dit.Reskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Lampung pada 11 Juni 2019 lalu, sebanyak 366.650 ekor.
Dengan perincian 339.550 ekor jenis pasir dan 27.100 ekor jenis mutiara dengan nilai surface distress index (SDI) yang berhasil diselamatkan sebesar Rp. 56.352.500.000,-
Dan oleh Sub.Dit IV Tipidter Dit.Reskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Jambi pada tanggal 11 Juli 2019 sebanyak 570.550 ekor.
Dengan perincian 542.200 ekor jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara dengan nilai SDI yang berhasil diselamatkan sebesar Rp. 87.000.000,-
Serta benih sidat sebanyak 75.000 ekor dengan nilai SDI yang berhasil diselamatkan sebesar Rp. 100.000.000,-
Adapun tindak pidana yang disangkakan terkait kasus tersebut :
a. Melanggar Permen KP No. 56/PERMEN-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster, kepiting dan rajungan dari Wilayah Negara Republik Indonesia.
b. Pasal 16 ayat (1) Jo Pasal 88 UU Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo UU No 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.
c. Pasal 31 ayat (1) UU Nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.
Penulis : Shafix
Editor : Rumbo
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III…
Jakarta, Januari 2026 - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang…
Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial…
Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau…
PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara di…
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…
This website uses cookies.