BATAM-Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, Fadjar Majardi mengatakan pada Agustus 2019 Kepulauan Riau mengalami deflasi sebesar 0,80 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 3,23 persen.
“Deflasi terjadi karena adanya penururan harga pada kelompok bahan makanan dan transpor, telekomunikasi dan jasa keuangan,” ujarnya dalam rilis BI perwakilwn Kepri, Selasa (03/4/2019).
Mencermati perkembangan inflasi terkini, lanjut Fadjar, IHK Kepri pada September 2019 diperkirakan mengalami inflasi. “Perlu diwaspadai beberapa resiko inflasi ke depan, namun diperkirakan akan tetap berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional pada 2019 yaitu sebesar 3,5 ± 1%,” imbuhnya.
Fadjar menambahkan ada beberapa potensi risiko pendorong inflasi di Kepri pada september 2019.
Pertama, potensi peningkatan harga komuditas ikan laut menjelang musim angin utara. Kedua, potensi kenaikan harga sayuran setelah mengalami deflasi yang cukup dalam dua bulan berturut-turut. Ketiga, gelombang laut yang tinggi menjelang akhir tahun dapat mengganggu proses distribusi logistik dan mengurangi ketersediaan pasokan bahan makanan.
Keempat, gangguan produksi di sentra penghasil disebabkan oleh kemarau berkepanjangan berpotensi mengurangi pasokan bahan makanan ke Kepri. Kelima, yaitu tren peningkatan harga emas dunia hingga saat ini diperkirakan dapat kembali memicu kenaikan inflasi kelompok inti (emas perhiasan).
“Sejalan dengan langkah pengendalian inflasi pada tahun 2018, pengendalian inflasi tahun 2019 tetap difokuskan untuk meneruskan kebijakan 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif),” pungkas Fadjar.
Penulis: Ivan
Editor: Rumbo
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
This website uses cookies.