Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.
Jakarta, 9 Juni 2026 – Bagi sebagian warga Condet, Jakarta Timur, beberapa bulan terakhir mungkin tidak selalu nyaman. Aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan yang dilakukan PAM JAYA bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sejumlah ruas jalan sempat menimbulkan kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu yang harus dihadapi masyarakat sehari-hari.
Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.
Pembangunan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya mendukung target 100% cakupan layanan pada tahun 2029. Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan infrastruktur berupa pemasangan pipa di berbagai wilayah DKI Jakarta memang sedang masif dilakukan.
Kesabaran dan dukungan warga Condet selama proses pekerjaan berlangsung berbuah manis. Setiap galian PAM JAYA yang dilakukan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat dapat menikmati layanan air minum perpipaan berkelanjutan dan kesehatan yang lebih terjaga.
Manfaat tersebut kini dirasakan langsung oleh Darkat, salah satu warga Condet yang telah menggunakan layanan PAM JAYA. Menurutnya, kualitas air PAM JAYA yang diterima jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan warga di lingkungannya.
“Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat. Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp400 sampai Rp450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA karena sudah masuk ke lingkungan kami,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh Siti Nur, warga Condet yang telah merasakan manfaat layanan air minum perpipaan PAM JAYA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan,” ungkapnya.
Pengalaman positif lainnya juga dirasakan Nara, warga Condet yang merasakan perubahan dalam aktivitas sehari-hari setelah menggunakan air minum perpipaan.
“Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik,” tuturnya.
Kehadiran layanan air minum perpipaan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi solusi penting dalam upaya mengurangi penggunaan air tanah yang selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…
BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
This website uses cookies.