Categories: PERISTIWA

Alamak, Istri Hakim Kepergok bersama Jaksa di Kamar Hotel

BALI – Seorang istri Hakim PTUN Palu, Sulawesi Tengah berinisial DZ(31) kedapatan di sebuah kamar hotel di jalan Dewi Sartika Kuta, Bali bersama Jaksa muda berinsial D(26) yang bertugas di Kejaksaan Negeri di Kalimantan.

Keduanya digiring ke Polsek Kuta terkait laporan dugaan perselingkuhan. Informasi yang didapat, keduanya merupakan jaksa yang kebetulan terjalin kecocokan saat ada kegiatan diklat di Jakarta beberapa bulan lalu.

Ibu Jaksa berinisial DZ (31) yang mengenakan hijab ini selingkuh dengan jaksa muda inisial D (26). DZ nampak tertunduk dan menutupi wajahnya saat petugas kepolisian menjemputnya di sebuah kamar hotel jalan Dewi Sartika Kuta.

Sumber kepolisian di Kuta memastikan, kedua pasangan bukan suami istri ini diamankan berdasarkan adanya permintaan dari adik ipar DZ yang tidak lain adik dari suaminya.

“Pelapor datang dari Semarang khusus untuk melacak keberadaan dari istri kakaknya ini. Setelah diketahui ada di salah satu hotel, baru mengabarkan pada kami di Polsek Kuta,” ungkap sumber ini yang minta identitasnya tidak ditulis namanya, Senin (28/11).

Kata dia, dari pemeriksaan awal diketahui, Jaksa muda berinisial D dari Kejaksaan Batulicin, Kalimantan, sedangkan DZ bertugas di staf Pidana Khusus Kejari Palu yang berstatus istri dari hakim PTUN Palu.

“Kuat dugaan keduanya datang ke Bali memang khusus untuk pertemuan atau selingkuh. Kalau tidak ngapaian keduanya ada di kamar hotel dan berencana cari hotel lain untuk penambahan waktu libur,” tuturnya seraya memastikan keduanya berada di Bali sejak Jumat dan kepergok siang kemarin.

Diketahuinya, hubungan keduanya ada di Bali berawal dari kecurigaan suami DZ. Saat itu ibu 3 orang anak ini pergi tanpa pamit. Setelah dilacak melalui HP, diketahui DZ berada di lokasi Bandara di Palu. Bergegas saat itu suaminya menyusul.

Namun saat ditemui, DZ di hadapan suaminya berkelit dengan mengatakan ada tugas mendadak yang mengharuskan dirinya berangkat ke Jakarta.

Melihat gelagat mencurigakan, kembali posisi HP dari DZ dilacak dan diketahui berada di sebuah hotel di Kuta Bali saat tiga jam kemudian. Dari situ, salah satu Hakim PTUN di Palu ini meminta adiknya di Semarang agar terbang mengecek ke Bali.

“Dari sinilah semuanya terungkap. Kita dapati kedua jaksa bukan pasangan pasutri ada di dalam kamar hotel,” tuturnya.

Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara saat dikonfirmasi mengaku belum ada laporan resmi terkait dugaan perselingkuhan antar jaksa beda wilayah itu. Pun demikian dirinya membenarkan anggotanya telah mengamankan keduanya di Polsek Kuta.

“Belum kita ambil langkah hukum. Karena belum ada laporan resmi dari pihak keluarga, tetapi ada beberapa barang-barang yang kita amankan seperti handuk dan sebagainya,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : MERDEKA

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…

49 menit ago

Efba Kosmetindo Dorong Standar Baru Brand Skincare

Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…

4 jam ago

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…

5 jam ago

Psikologi BINUS University Kupas Konflik Sosial Era Digital

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat. Kehadiran media sosial,…

5 jam ago

Pekan Halal Indonesia 2026 Integrasikan Industri Halal dan Pendidikan Global dalam Satu Platform Strategis

Launching Pekan Halal Indonesia (PHI) 2026 dan EduNation Festival telah sukses diselenggarakan di Aula Graha…

7 jam ago

BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Medan, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kompetitif

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut berpartisipasi dalam ajang BRI Consumer Expo 2026 “Goes…

8 jam ago

This website uses cookies.