Presiden RI Jokowi telah menegaskan pentingnya menuntaskan krisis di Myanmar, sambil tak membiarkan krisis Myanmar sepenuhnya ‘menyandera’ agenda ASEAN. Dengan beralihnya keketuaan ASEAN dari Kamboja ke Indonesia mulai 2023, banyak pihak berharap akan ada kemajuan dalam menuntaskan kemelut di Myanmar pasca kudeta Februari 2021.
Reporter: Yuni Salim
Jaringan: VOA
Walden Global Services (WGS) mengumumkan kemitraan strategis dengan Mavvrik, untuk menghadirkan solusi Financial Operations (FinOps)…
Artificial Intelligence (AI) terus berkembang menjadi salah satu teknologi yang paling cepat diadopsi oleh dunia…
Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh…
Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
This website uses cookies.