Pada diskusi tersebut, Nizar juga mempertanyakan kelengkapan fasilitas kesehatan. Fasilitas medias seperti ketersediaan oksigen dirumah sakit, dapat menjadi faktor penunjang dalam memimalisir kasus.
Dengan komitmen dan hasil diskusi ini dia berharap kedepannya tidak ada lagi kasus kematian dikarenakan covid-19. Untuk itu upaya pemerintah daerah dalam masalah ini, harus benar-benar optimal guna menekan angka konfirmasi kasus bahkan kematian.
“Semoga kasus terkonfirmasi berkurang, apalagi sampai meninggal,” harap dia.
Senada disampaikan sekretaris tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lingga Okta Tianus Wirsal. Dia meminta masyarakat atau warga yang merasakan gejala-gejala covid-19 agar segera melapor ke rumah sakit atau tim satgas. Dengan harapan agar dapat ditangani cepat oleh tim medis.
“Kalau dirumah itukan tidak diketahui, nanti sudah parah baru ke rumah sakit. Kami harap yang seperti itu tidak ada lagi, agar dapat menekan kasus kematian,” ujar dia menyampaikan hasil diskusi.
Sebagaimana diketahui dari data tim satgas covid-19, kasus covid-19 di Kabupaten Lingga mencapai 1753 jiwa, diantaranya kasus aktif sebanyak 105 jiwa dan kesembuhan mencapai 1598 jiwa. Sementara kematian pada kasus ini mencapai 50 jiwa./Humas Pemkab Lingga
Page: 1 2
Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, Azerbaijan International Development Agency (AIDA) dari…
Bagi masyarakat awam atau mereka yang baru saja menginjakkan kaki di dunia investasi, melihat pergerakan…
Jalur pipa minyak dan gas membentang di koridor yang panjang dan sering melewati area yang…
Telkom AI Center Padang kembali menggelar AI Connect Offline Series bertajuk “Dari Ide ke Sistem…
Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan…
This website uses cookies.