JAKARTA-Angkatan Bersenjata Iran akhirnya mengakui bahwa pesawat milik Ukraine International Airlines yang jatuh pada Rabu (8/1/2020) tak sengaja tertembak oleh pihaknya.
Dilansir dari kantor berita AFP Sabtu (11/1/2020), Iran menyebutkan hal tersebut disebabkan karena adanya human error dan pesawat tersebut terbang di wilayah yang berdekatan dengan lokasi militer sensitif.
Pihak Angkatan Bersenjata Iran ini menyebutkan pesawat tersebut ditembak jatuh lantaran mengira pesawat tersebut merupakan pesawat musuh.
Padahal sebelumnya pihak Iran telah membantah tuduhan negara barat yang menyebutkan pesawat tersebut jatuh karena serangan rudal Iran. Iran menegaskan, ada koordinasi erat antara otoritas pertahanan udara dan departemen penerbangan sipil.
Bantahan tersebut disampaikan oleh Kepala Departemen Penerbangan Nasional Iran, Ali Abedzadeh yang yakin bahwa tak ada serangan rudal yang mengenai pesawat yang mengangkut 176 penumpang tersebut.
“Yang jelas bagi kami, dan yang bisa kami katakan dengan pasti, adalah tidak ada rudal yang mengenai pesawat,” demikian mengutip AFP Jumat (10/1/2020).
Sumber: CNBC Indonesia
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
This website uses cookies.