Categories: BISNIS

Angkutan Penumpang KAI Bandara Januari–April 2026 Tumbuh 2,96 Persen

Kinerja angkutan penumpang KAI Bandara pada periode Januari hingga April 2026 menunjukkan tren positif. Total jumlah penumpang tercatat sebanyak 2.334.929 penumpang atau meningkat 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang.

Peningkatan volume penumpang tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Pada layanan KA Bandara YIA, total penumpang selama Januari hingga April 2026 mencapai 920.898 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 888.653 penumpang. KA YIA Reguler relasi Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport melayani 619.498 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 sebanyak 558.723

penumpang. Sementara itu, KA YIA Xpress relasi Yogyakarta – Stasiun YIA melayani 301.400 penumpang, dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 329.930 penumpang.

Di sisi lain, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan pertumbuhan positif. Selama Januari hingga April 2026, total pengguna KA Srilelawangsa mencapai 1.414.031 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.379.178 penumpang. KA Srilelawangsa relasi Medan – Kualanamu melayani 537.324 penumpang, meningkat dari 522.065 penumpang pada Januari–April 2025. Sedangkan KA Srilelawangsa relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai melayani 876.707 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 857.113 penumpang.

“Peningkatan jumlah penumpang pada periode Januari hingga April 2026 menjadi indikator positif atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api. Total volume penumpang tercatat mencapai 2.334.929 penumpang atau tumbuh 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan guna memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama KAI Bandara.

Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari maupun perjalanan menuju bandara. Ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan guna memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Tentang PT Railink

PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Aiport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia.
Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta.
Selain itu sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan. MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

Sepeda motor premium kini tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya…

8 menit ago

Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama

Ketika berbicara mengenai Indonesia dan India, kebanyakan orang akan memulai dari sejarah. Mereka mengingat jalur…

54 menit ago

Terjerat Kasus Liquid Vape Narkoba, Nabil Farhan Diadili di PN Batam

BATAM - Sidang perkara sejumlah kasus narkotika jenis liquid vape masih terus bergulir di Pengadilan…

2 jam ago

Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

Indonesia dan India telah berbagi sejarah selama ribuan tahun. Kini saatnya kedua negara tidak hanya…

2 jam ago

Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami

Pasar aset kripto pada Juli 2026 tidak hanya berbicara tentang apakah harga Bitcoin sedang naik…

2 jam ago

Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

AUV unggul untuk survei luas, ROV untuk inspeksi rinci. Pemilihan yang tepat menekan biaya dan…

3 jam ago

This website uses cookies.