Sudah ada beragam jenis pembalut di pasaran dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing. Apakah sudah familiar dengan pembalut herbal? Jenis pembalut ini diklaim lebih sehat untuk area kewanitaan. Lalu, apakah permbalut herbal aman? Yuk, ketahui faktanya!
Apa perbedaan antara pembalut herbal dengan pembalut pada umumnya? Nah, perbedaan ada pada bahan pembuatnya. Pada jenis pembalut biasa terdiri atas beberapa lapisan seperti lembar atas, tengah, belakang dan lapisan penyerap.
Lapisan penyerap yang biasa digunakan memakai zat polimer untuk menyerap cairan. Namun, zat penyerap ini tidak memiliki antibakteri yang terkadang semua zat terserap bersamaan dengan darah sehingga bisa menjadi penyebab iritasi kulit, pertumbuhan bakteri, dan bau tak sedap.
Lalu, pembalut herbal muncul untuk mengatasi masalah tersebut. Bahan pada pembalut tersebut umumnya dapat mencegah bau tak sedap dan memiliki fungsi lain untuk kesehatan. Oleh karena itu, pembalut herbal biasanya aman digunakan.
Setelah mengenal apa itu pembalut herbal, Anda mungkin penasaran dengan berbagai keunggulannya. Berikut manfaat pembalut herbal yang perlu diketahui:
Beberapa produk herbal mengklaim dapat mengurangi bau organ intim. Hal ini menjadi alasan banyak wanita yang memilih produk herbal saat aliran darah menstruasi sedang deras.
Beberapa produk herbal diklaim dapat mengurangi proses peradangan. Bahan-bahan yang dipakai dapat meningkatkan kesehatan dan menekan pertumbuhan bakteri.
Manfaat pembalut herbal selanjutnya adalah mencegah bakteri. Produk herbal dapat berguna sebagai antiseptik yang dapat mencegah infeksi akibat bakteri pada organ reproduksi.
Jenis pembalut ini juga diklaim dapat mengurangi keputihan yang berlebih. Ada beberapa kasus wanita mengalami keputihan dengan warna, bau, dan jumlah yang di luar dari biasa sehingga sehingga pembalut ini sering kali menjadi pilihan.
Pembalut herbal terbuat dari bahan-bahan yang lebih alami sehingga mudah terurai dan tidak menambah limbah sampah seperti pembalut sekali pakai.
Pada dasarnya perbedaan mendasar dari kedua pembalut tersebut adalah bahan dan kandungan di dalamnya. Menurut Journal of Biomedical Research & Environmental Sciences, pembalut herbal memiliki tujuan untuk dapat menjaga lingkungan. Pembalut ini dapat terurai dengan mudah sehingga dapat mengurangi sampah. Masih ada banyak penelitian lanjutan tentang pembalut herbal.
Meskipun ada berbagai manfaat, belum ada penelitian lebih lanjut yang mengatakan bahwa pembalut ini lebih baik dari jenis pembalut biasa. Pada prinsipnya, carilah jenis pembalut yang mempunyai sedikit bahan tambahan agar tetap aman digunakan oleh organ intim.
Jadi, apakah Anda mempertimbangkan untuk menggunakan pembalut herbal? Cobalah pembalut organik Yoona yang terbuat dari bahan alami sekarang. Nikmati berbagai promo menarik di www.yoona.id/shop dan jangan lewatkan juga informasi seputar kesehatan wanita di www.yoona.id/blog.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.