Categories: Voice Of America

AS Tembak Jatuh Balon Mata-mata China

Pentagon mengatakan sebuah jet tempur Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (4/2) menembak jatuh balon mata-mata China di lepas pantai South Carolina. Departemen Pertahanan menyebut tersebut sebagai “pelanggaran oleh Beijing yang tidak dapat diterima” di wilayah kedaulatan AS.

Balon mata-mata tersebut terbang di atas wilayah udara Amerika Utara dalam beberapa hari sehingga meningkatkan ketegangan antara Washington dan Beijing. Kata Pentagon, pesawat F-22 milik AS menembak balon itu dengan rudal hingga jatuh ke perairan sedalam 14 meter.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin di Pentagon, Kamis, 26 Januari 2023, di Washington. (Foto: AP)

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyebut operasi itu sebagai “tindakan yang disengaja dan sah” yang dilakukan sebagai tanggapan atas “pelanggaran kedaulatan kami yang tidak dapat diterima” oleh China.

Operasi tersebut adalah kesempatan pertama bagi militer AS untuk melumpuhkan balon itu “dengan cara yang tidak akan menimbulkan ancaman bagi keselamatan orang Amerika,” kata seorang pejabat senior pertahanan kepada wartawan. Pihak berwenang mengumpulkan puing-puing yang jatuh di perairan teritorial AS.

Dalam video seorang saksi mata yang diunggah ke media sosial, balon tersebut tampak hancur menjadi kepulan putih sebelum sisa-sisanya jatuh secara vertikal ke laut.

Presiden Joe Biden, yang Sabtu (4/2) pagi telah berjanji “untuk berhati-hati” terhadap balon itu, mengucapkan selamat kepada pilot pesawat tempur yang terlibat.

“Mereka berhasil menurunkannya. Dan saya ingin memuji penerbang kami yang melakukannya,” kata Biden kepada wartawan di Maryland.

‘Force Majeure’

Kontroversi terkait balon tersebut terjadi pada Kamis (2/2). Para pejabat AS mengatakan mereka sedang melacak “balon pengintai” China yang besar di langit AS.

Insiden balon itu menyebabkan Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Jumat (3/2) membatalkan lawatannya ke Beijing yang dirancang untuk menurunkan tensi ketegangan antara AS-China.

Balon Melintasi Lima Benua

Tim sudah bekerja untuk memulihkan sisa-sisa balon, kata seorang pejabat militer senior, Sabtu (4/2).

Balon terbang di atas bagian barat laut Amerika Serikat, termasuk negara bagian Montana, yang merupakan tempat pangkalan udara sensitif dan rudal nuklir strategis di silo bawah tanah.

“Kami yakin itu berusaha memantau situs militer yang sensitif,” kata pejabat senior pertahanan itu.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga memuji operasi tersebut, ia mencuit, “Kanada sangat mendukung tindakan ini, kami akan terus bekerja sama… dalam keamanan dan pertahanan kami.”

Balon mata-mata Cina lain yang dicurigai terlihat di atas Amerika Latin, kata Pentagon pada Jumat (3/2), tanpa memberikan rincian.

“Selama beberapa tahun terakhir, balon China sebelumnya telah terlihat di negara-negara di lima benua, termasuk Asia Timur, Asia Selatan, dan Eropa,” kata pejabat senior pertahanan itu, Sabtu (4/2)./VOA

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Setahun KA Ijen Ekspres, Angkut 271 Ribu Penumpang dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pelanggan

Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…

1 jam ago

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…

3 jam ago

Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…

4 jam ago

Rebranding KVB Indonesia: Langkah Strategis Menuju Masa Depan Trading Globa

Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…

4 jam ago

Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global

Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…

7 jam ago

Atlet ONIC Sport Raih Prestasi di Ajang Internasional WTT Youth Contender Cappadocia 2026

Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…

7 jam ago

This website uses cookies.