Categories: BISNIS

Awal 2018, PT Hong Sheng Plastic Industry Jadi Investor Pertama Masuk Batam

BATAM – PT Hong Sheng Plastic Industry yang berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi investor pertama yang mendapat kemudahan program Izin Investasi Langsung 3 Jam (i23j) di Batam pada awal Januari 2018.

Dengan diperolehnya kemudahan perizinan investasi kurang dari 3 jam, PT Hong Sheng Plastic Industry akan menanamkan investasi sebesar USD 3.750.000 atau setara sekitar Rp 50 miliar.

Mr. Zheng Bo selaku Direktur PT Hong Sheng Plastic Industry melalui penerjemahnya menjelaskan bahwa perusahaannya berencana akan memproduksi 50.000 ton bijih plastik per tahun.

“Produksinya 50.000 ton per tahun untuk awal rencananya atau sekitar USD 4 juta dengan mengambil bahan baku dari Indonesia,” jelas Zheng Bo usai menerima i23j di Mall Pelayanan Publik Batam, pada Jumat (05/1/2018).

Selain itu, Zheng Bo juga menerangkan bahwa perusahaan akan merekrut sekitar 160 Tenaga Kerja Indonesia dan sekitar 40 Tenaga Kerja Asing asal China pada tahap awal operasional.

“Perusahaan akan lebih banyak menggunakan TKI karena yang pastinya kalau bawa dari China akan kurang familiar, kalau TKI akan lebih familiar sama daerah sini dan bahasanya. Ke depannya kalau kegiatannya sudah lancar akan mengurangi TKA dan memperbanyak TKI,” katanya.

Nantinya, perusahaan tersebut langsung bisa mulai beroperasi pada tahun 2018 di Komplek Puri Industrial Park Kota Batam.

“Itu kan sudah tersedia bangunannya, saya rasa udah lebih cepat karena nggak perlu membangun lagi. Dari sisi gudang sudah tersedia tempatnya, izin dasar sudah ada, jadi mungkin hari Senin sudah bisa memasukkan mesin karena angka pengenal impor dan nomor induk kepabeanan sudah dapat,” terang Kasubdit Pelayanan Modal BP Batam, Ady Soegiharto.

Ady menerangkan dengan dimulainya produksi bijih plastik oleh PT Hong Sheng Plastic Industry maka akan dapat mengurangi limbah plastik di Indonesia karena bahan baku ditargetkan mengambil dari bahan lokal.

 

 
Penulis : Siska

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

2 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

4 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

5 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

6 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

18 jam ago

This website uses cookies.