Categories: BATAMNASIONAL

Batam Darurat Narkoba: Kasus 2 Ton Sabu, Mini Lab Harbour Bay Hingga Penangkapan Karyawan First Club Batam

BATAM – Peredaran narkotika di Indonesia khususnya Kota Batam, Kepulauan telah mencapai tingkat yang sangat mengkhatirkan. Hanya dalam hitungan bulan, Aparat Penegak Hukum berhasil mengungkap beberapa kasus peredaran narkotika yang cukup menyita perhatian publik.

Bebebera kasus pengungkapan peredaran narkotika di Kota Batam diantaranya, pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 2 ton oleh Badan Narkotika Nasional(BNN) RI pada bulan Mei 2025 lalu. Kasus ini sudah bergulir di Pengadilan Negeri Batam dengan 6 orang sebagai terdakwa.

Kemudian pengungkapan kasus Mini Lab Narkoba di salah satu apartemen di Harbour Bay Batam oleh Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri pada Senin 26 Mei 2025.

Dari lokasi, Polisi menemukan 4.839 butir ekstasi berbagai warna dan merek, 3.266,45 gram serbuk ketamine dan 415 botol cairan ketamine HCL, 182,65 gram sabu, 405,8 gram happy water dan 454 butir happy five, 1.309 pcs liquid cair mengandung etomidate, ratusan alat laboratorium, kemasan, dan bahan produksi lainnya.

Penyidik menetapkan Touzen alias Ajun sebagai tersangka. Saat ini perkara sedang bergulir di Pengadilan Negeri Batam.

Selanjutnya Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika di First Club Batam, Kepulauan Riau, Minggu 19 Oktober 2025 lalu.

Dua orang karyawan First Club ditetapkan sebagai tersangka yakni DLH dan LK. Pengungkapan kasus ini dari hasil kegiatan undercover buy(penyamaran).

DPD Granat Kepri: Batam Perlu Perhatian Khusus dari Aparat Penegak Hukum

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Paloh mengaku sangat prihatin melihat peredaran gelap narkotika di Kepulauan Riau khususnya Kota Batam.

Ketua DPD Granat Provinsi Kepri, Syamsul Paloh./foto: Dok.Pribadi

“Dari awal DPD Granat Provinsi Kepri sangat prihatin melihat kondisi Kepulauan Riau khususnya Batam menyangkut peredaran gelap narkotika. Hanya dalam hitungan bulan aparat penegak hukum berhasil mengungkapan beberapa kasus peredaran narkotika di Batam,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 27 Oktober 2025 pagi.

“Hanya dalam hitungan bulan, aparat penegak hukum berhasil penyelundupan 2 ton sabu ke perairan Kepri, kemudian berhasil mengungkap Mini Lab Narktika di salah satu apartemen di Harbour Bay,’lanjutnya.

Syamsul menegaskan bahwa tidak ada jaminan bahwa di Tempat Hiburan Malam(THM) di Kota Batam tidak terjadi peredaran narkotika.

“Batam ini diambang lampu merah, jadi perlu perhatian dan prioritas khusus dari aparat penegak hukum dan semua komponen masyarakat untuk bersama-sama memberantas narkotika menuju Batam Bersinar(Bersih dari dari Narkoba,”tegasnya.

Polisi Diminta Kembangkan Kasus Peredaran Narkotika di First Club Batam

Terkait pengungkapan kasus peredaran narkotika di First Club Batam, Syamsul meminta Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengembangkan kasus tersebut dan tidak hanya berhenti dengan dua karyawan jadi tersangka.

“Kita  meminta Dittipidnarkoba Bareskrim Polri tidak hanya berhenti pada 2 karyawan  yang sudah ditetapkan sebagai tersangk, ini harus dikembangkan,  fokusnya juga tidak hanya satu tempat. Semua Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam harus menjadi atensi dan perhatian dari Kepolisian terkait peredaran narkotika, dan itu harus ditindak tegas,”ujarnya.

Saat berita ini diunggah, SwaraKepri masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho dan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, terkait perkembangan pengungkapan kasus narkotika di Tempat Hiburan Malam(THM) First Club Batam./RD 

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname…

6 jam ago

Bittime Tanggapi Drama Pasar Aset Kripto, Ingatkan Pentingnya Literasi dan Strategi Investasi Berkelanjutan

Pasar aset kripto global terpantau tengah berada dalam posisi yang rawan menjelang akhir bulan Januari…

6 jam ago

Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

Parepare, Januari 2026 - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare memastikan seluruh layanan terminal…

8 jam ago

Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…

9 jam ago

India Rayakan Hari Republik ke-77 di Jakarta, Tegaskan Kemitraan Strategis dengan Indonesia

Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…

9 jam ago

Direksi KAI Services Gelar Pertemuan Bersama Komunitas Pengguna KRL di Gambir

Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…

9 jam ago

This website uses cookies.