Sementara itu, Sri Langgeng Ratnasari, Ekonom dan Wakil Rektor IV Universitas Riau Kepulauan juga menekankan pentingnya edukasi seperti Generasi Djempolan untuk membuat lebih banyak generasi muda lokal mampu memanfaatkan teknologi keuangan guna menstimulasi lahirnya pengusaha bisnis, terutama berbasis online.
“Dukungan infrastruktur dan keistimewaan wilayah Batam dari sisi pengembangan ekonomi ini menjadi bekal yang sangat baik bagi generasi muda lokal jika mampu memanfaatkan peluang bisnis, terlebih di tengah tingginya transaksi di e-commerce dan penggunaan fintech,”ujarnya.
“Untuk itu, generasi muda ini patut dipersiapkan secara maksimal untuk memanfaatkan momentum dan semakin mendukung kesiapan Kota Batam sebagai sentral e-commerce nasional. Jika mereka dapat melek keuangan dan memanfaatkan manfaat dan akses permodalan yang hadir dan dari teknologi keuangan secara bijak dan cerdas, maka dapat memberikan dampak besar bagi ekosistem e-commerce lokal, yang akhirnya berkontribusi untuk perekonomian lokal,”pungkasnya.(AI/r)
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…
Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…
This website uses cookies.