Categories: BISNIS

Bittime Dukung Kemajuan Industri Blockchain Tanah Air Lewat Gelaran Literasi untuk Generasi Muda

Jakarta, 20 Februari 2025 – Bittime, selaku salah satu platform pertukaran aset kripto yang unggul dan berlisensi di Indonesia, memberikan tanggapannya terkait diskusi evolusi industri aset kripto dan adopsi teknologi blockchain di Indonesia.

Dalam rangkaian Indonesia Hacker House yang digelar oleh BlockDevId bersama Manta Network dan Universitas Pembangunan Jaya Bintaro, Bittime hadir sebagai pembicara pada diskusi panel bersama Asosiasi Blockchain Indonesia, dan BlockToGo. Adapun, gelaran Indonesia Hacker House ini merupakan salah satu rangkaian dalam Bulan Literasi Kripto 2025.

Chief Marketing Officer (CMO) Bittime, Immanuel Giras Pasopati menyatakan bahwa menurutnya, teknologi blockchain merupakan revolusi dalam dunia teknologi dan finansial, yang tentu sangat besar potensinya untuk dapat digunakan secara luas.

“Blockchain menjadi inovasi terhadap pengembangan teknologi dan merupakan solusi bagi kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh sistem dan proses konvensional saat ini. Kami percaya bahwa adopsi dan penerapan teknologi blockchain dapat mendorong keberlanjutan ekonomi kreatif di Indonesia, apabila diimbangi dengan tingkat literasi yang memadai,” jelas Giras.

Seperti diketahui, blockchain merupakan teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital, dan terhubung dengan kriptografi. Di mana, blockchain terdiri dari serangkaian blok yang mencatat dan menyimpan setiap transaksi pada rantai terdesentralisasi.

Keunggulan teknologi blockchain yang menawarkan perkembangan internet terdesentralisasi, transparan, dan lebih aman inilah yang kemudian menjadi fokus serta solusi inovatif dalam menciptakan ekonomi yang inklusif dan adil.

Adapun, adopsi teknologi blockchain yang paling besar adalah melalui aset kripto. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 22,11 juta hingga November 2024. Angka ini meningkat dibandingkan Oktober yang tercatat sebanyak 21,63 juta investor.

Data tersebut membuktikan besarnya minat masyarakat terhadap adopsi teknologi blockchain dan aset kripto, yang harus diimbangi dengan edukasi serta literasi yang komprehensif. Dengan begitu, peningkatan literasi diharap dapat menjadi langkah efektif dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang aman dan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Head of Business & Institutional Bittime, Carrina Chittra dalam podcast nya bersama Xellar World dan Manta Network, menyampaikan bahwa proses peralihan badan pengawas aset digital termasuk aset kripto, dari Bappebti kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mempengaruhi, sekaligus membuka pintu perkembangan ekosistem Web3, terutama crypto exchange di Indonesia.

“Melihat besar minat dan pesatnya perkembangan aset kripto di Indonesia, tentu mendorong pemerintah untuk dapat mengawasi, serta menjamin keamanan transaksi dan industri aset digital tersebut. Dalam hal ini, sebagai salah satu crypto exchange Indonesia yang teregulasi, Bittime juga melakukan penyesuaian, termasuk token delisting,” jelas Carrina.

Ia menambahkan, selain penyesuaian tersebut, perkembangan aset kripto yang awalnya komoditas menjadi instrumen finansial, tentu merupakan hal yang baik. Di mana, hal ini berarti industri aset kripto kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk dapat berkolaborasi dengan institusi finansial lainnya.

Perkembangan dan perjalanan aset kripto termasuk crypto exchange yang berhasil tumbuh signifikan setahun terakhir, membuktikan besarnya potensi yang dimiliki oleh teknologi blockchain dan pengembangan aset kripto sebagai salah satu instrumen finansial di Indonesia.

Sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto yang resmi dan berlisensi, Bittime berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan peluang investasi terbaik bagi komunitas kripto Indonesia. Apalagi, mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perkembangan adopsi pasar kripto yang berkembang pesat.

Dengan kemajuan teknologi dan regulasi yang semakin jelas, masyarakat Indonesia kini memiliki kesempatan untuk menjelajahi dunia keuangan digital dengan lebih percaya diri.

Namun perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal itu termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya. Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…

2 jam ago

Yudhi Isman: Sebuah Perjalanan dari Indonesia Menuju Panggung Teknologi Global

Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…

3 jam ago

Ekspresi Bahagia Warga Batam Dapat Sembako dari First Club

Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…

5 jam ago

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream

MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…

9 jam ago

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

11 jam ago

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…

12 jam ago

This website uses cookies.