Categories: BISNIS

Bittime Mega Listing, Peluang Diversifikasi di Tengah Penguatan Nilai Aset Bitcoin ($BTC)

Pasar aset kripto kembali menunjukkan tren positif setelah Bitcoin ($BTC) menguat ke level psikologis US$70.000, didorong oleh kondisi makroekonomi yang lebih stabil serta meredanya tensi geopolitik. Bertepatan dengan ini Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Bittime Mega Listing dengan menambahkan 24 token baru terjadwal pada 5 hingga 6 Maret 2026.

Penguatan sentimen pasar ini tidak hanya berdampak pada aset Bitcoin ($BTC), tetapi juga membuka potensi pergerakan yang lebih luas pada berbagai aset kripto lain. Di antaranya Ethereum ($ETH) yang naik 3,87%, dan aset-aset Tokenized Stocks seperti Ondo Tokenized Stocks ($CoinOn) yang mengalami kenaikan hingga 12,82% dalam 24 jam terakhir (5 Maret 2026).

Kondisi pasar saat ini sering kali dimanfaatkan sebagai momentum perluasan diversifikasi aset sekaligus memaksimalkan peluang pertumbuhan nilai investasi. Bersamaan dengan ini, Bittime menghadirkan lebih banyak pilihan aset-aset alternatif bagi investor Indonesia guna memanfaatkan momentum pasar yang sedang menguat.

Presiden Direktur Bittime, Ronny Prasetya, menyampaikan bahwa fase pasar yang positif seperti saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk meninjau kembali strategi portofolio mereka. Menurutnya, ketika kondisi pasar mendukung, peluang pertumbuhan terbuka lebih luas, namun tetap diperlukan pendekatan yang bijak dan berbasis fundamental.

“Melalui Mega Listing ini, Bittime ingin membuka akses yang lebih besar terhadap berbagai kategori aset. Mulai dari aset-aset berbasis DeFi, GameFi, Meme, Ondo Tokenized Stocks hingga fan token yang berbasis komunitas global. Ini bertujuan memberikan fleksibilitas dalam membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi dan adaptif,” ungkap Ronny.

Lebih lanjut, peluncuran dilakukan dalam dua tahap, di mana batch pertama pada 5 Maret akan menghadirkan deretan token seperti $STATUS, $AZTEC, $WILD, $SOSO, $RNWB, $TRIA, $PENGUIN, $AFC, $COINON, $KOON, dan $AMZNON yang mencerminkan inovasi dari aspek privasi data hingga tokenisasi real world assets (RWA).

Selanjutnya, pada batch kedua di tanggal 6 Maret, Bittime menambahkan dengan aset-aset $ZAMA, $WAX, $ACX, $CETUS, $ASR, $PSG, $JUV, $ACM, $ATM, $BAR, dan $CITY guna memperluas eksposur investor pada sektor gaya hidup dan olahraga.

Penambahan ini bertujuan memperluas variasi perdagangan, sekaligus menjadi bentuk dukungan Bittime terhadap pertumbuhan ekosistem aset digital yang lebih inklusif dan berorientasi pada literasi.

Di tengah kondisi pasar yang sedang bertumbuh, Bittime menyampaikan pentingnya bagi investor Indonesia untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dalam berinvestasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk volatilitas harga, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi.

Oleh karena itu, setiap keputusan investasi perlu didasarkan pada riset mandiri dan pemahaman profil risiko masing-masing. Dengan terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

About Bittime
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Terinspirasi dari Pengalaman Studi di Meksiko, Mahasiswi BINUS @Alam Sutera Raih Juara 1 Duta Bahasa Banten 2026

Pengalaman belajar lintas budaya dapat membuka cara pandang baru terhadap pentingnya bahasa sebagai bagian dari…

19 menit ago

ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

Sebagai penyelenggara pameran bisnis internasional (B2B) terbesar di Rusia, ITE Group terus memperluas kolaborasi dengan…

28 menit ago

BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan bagi Masyarakat Jawa Timur melalui BRI KKB Expo

Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, Jawa Timur memiliki mobilitas masyarakat yang terus meningkat,…

56 menit ago

Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan, meski…

1 jam ago

CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

Mendorong Peningkatan Standar Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Usia Produktif melalui Penyelesaian Masalah Penglihatan PT CUC…

1 jam ago

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian…

1 jam ago

This website uses cookies.