Categories: BISNIS

BRI Finance Perkuat Mitigasi Risiko Lewat Ekspose Hukum Non Litigasi Kejari Semarang

Semarang, 11 September 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group yang bergerak di bidang pembiayaan, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik dan berintegritas. Melalui Kantor Cabang Semarang, BRI Finance mengajukan Permohonan Bantuan Hukum Non Litigasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Semarang, yang ditindaklanjuti dengan forum Ekspose Bantuan Hukum Non Litigasi pada Senin, 8 September 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen BRI Finance Cabang Semarang yang dipimpin oleh Danang Sukendro serta tim collection, bersama dengan jajaran Jaksa Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Kota Semarang yang dipimpin oleh Tandyo Sugondo, S.H., M.H. (Kepala Seksi Perdata & Tata Usaha Negara).

Ekspose ini menjadi langkah strategis BRI Finance dalam memperkuat perlindungan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, khususnya terkait penyelesaian pembiayaan bermasalah. Melalui forum ini, kasus hukum dapat dipetakan secara komprehensif sehingga solusi dapat ditempuh dengan pendekatan yang lebih terukur, cepat, dan efisien. Bantuan hukum non-litigasi seperti konsultasi, mediasi, negosiasi, somasi, hingga legal drafting diharapkan mampu menghadirkan penyelesaian yang adil, saling menguntungkan, serta menghindarkan proses pengadilan yang panjang.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Semarang merupakan langkah strategis kami untuk memperkuat kepastian hukum dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah. Pendekatan non-litigasi ini tidak hanya mempercepat dan mengefisienkan proses, tetapi juga mencerminkan komitmen BRI Finance terhadap tata kelola yang berintegritas,”

Melalui sinergi ini, BRI Finance menegaskan peran pentingnya mitigasi risiko hukum sebagai fondasi pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Kehadiran Kejaksaan Negeri sebagai mitra strategis diharapkan semakin memperkuat ekosistem pembiayaan yang berintegritas serta mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan terpercaya di Indonesia. “Kepastian hukum adalah kunci keberlanjutan bisnis. Oleh karena itu, BRI Finance terus memperkuat perlindungan bagi nasabah dan mitra melalui berbagai sinergi strategis,” ujar Wahyudi.

Selain memperkuat aspek hukum, BRI Finance juga terus menghadirkan inovasi pembiayaan yang inklusif. Sejak 1 Mei 2025, perusahaan meluncurkan program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga kompetitif: 0% per tahun untuk mobil baru, 0,66% per bulan untuk mobil bekas, dan 0,7% per bulan untuk sepeda motor. Informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi: https://virtual-sales.brif.co.id/

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

3 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

7 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

8 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

15 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

17 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

This website uses cookies.