Categories: Palestina Israel

Burung Jadi Mata-mata Israel di Sudan

REPUBLIKA.CO.ID, DARFUR– Pemerintah Sudan mengklaim telah menangkap seekor burung pemakan bangkai yang dilengkapi peralatan mata-mata Israel di wilayah barat Darfur.  Media setempat menyatakan otoritas Darfur menemukan chip yang dilengkapi dengan GPS milik Israel di tubuh burung tersebut.

Seperti dilaporkan PressTV, Jumat (7/12), burung pemakan bangkai digunakan dalam misi spionase Tel Aviv. Di bagian kaki burung tersebut dipasang label dalam bahasa Ibrani, Layanan Alam Israel dan Universitas Ibrani, Yerussalem. Peralatan yang diikatkan pada burung tersebut dapat mengambil foto dan mengirimkannya ke Israel.

Akan tetapi, pihak Taman Nasional Israel membantah laporan tersebut. Kedua chip GPS dan perangkat yang dipasang dalam burung tersebut digunakan para ahli ekologi untuk melacak migrasi.

Pada 24 Oktober, Menteri Informasi Sudan, Ahmed Bilal Osman mengatakan empat pesawat tempir Israel telah menyerang sebuah pabrik senjata di ibukota Sudan, Khartoum, dan menewaskan dua orang.

Presiden Sudan Omar al-Bashir mengatakan perilaku sembrono Israel tersebut menunjukkan kekhawatiran dan kegelisahan melihat kemajuan politik dan sosial di Sudan.

Sudan bukanlah satu-satunya negara yang melaporkan telah menangkap burung dengan peralatan mata-mata Israel. Pada 2011, media Arab Saudi melaporkan pihak berwenang setempat menangkap burung pemakan bangkai, griffon dengan peralatan mata-mata Israel melekat pada salah satu kakinya bersama label Tel Aviv University.

Redaksi - SWARAKEPRI

Share
Published by
Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Isu Keselamatan Jalan Jadi Topik Diskusi Mahasiswa Uniba dan Jasa Raharja Kepri

BATAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi…

14 jam ago

Kesehatan Orang Tua adalah Bentuk Perhatian yang Paling Bermakna

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…

17 jam ago

PH Hadirkan Saksi Ahli Kehutanan di Sidang Dju Seng: Klaim Kerugian Berlebihan

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

19 jam ago

Sidang PS Sengketa Lahan 2,4 Hektar di Sei Lekop Batam Ungkap Fakta Baru

BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…

20 jam ago

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…

23 jam ago

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir sebagai Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…

23 jam ago

This website uses cookies.