Seorang pilot jet tempur China mengacungkan jempol dalam latihan Joint Sword yang baru saja selesai di sekitar Taiwan di Beijing, Senin, 10 April 2023. (Foto: AP)
VOA – China pada Rabu (28/6) mengecam interaksi militer AS dan Taiwan yang meningkat, dengan mengatakan langkah mereka itu membahayakan situasi Taiwan.
Komite Angkatan Bersenjata Senat AS mengesahkan UU Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) untuk tahun fiskal 2024 pada hari Jumat lalu, yang menyerukan interaksi militer yang lebih erat dengan Taiwan dalam menghadapi keagresifan yang meningkat dari China daratan.
AS akan membentuk “program pelatihan, konsultasi dan pembangunan kapasitas institusional yang komprehensif untuk pasukan militer Taiwan,” sebut legislasi tersebut.
Mengomentari langkah itu pada konferensi pers dua mingguan Kantor Urusan Taiwan China, juru bicara Zhu Fenglian menuduh otoritas Taiwan “menjual masa depan dan kepentingan rakyat Taiwan” demi tujuan mereka mengupayakan kemerdekaan dengan dukungan AS.
Pernyataannya muncul setelah satu kelompok bipartisan legislator AS tiba di Taiwan pada Selasa (27/6) untuk kunjungan tiga hari, dengan salah satu agendanya adalah bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen./VOA
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
This website uses cookies.