Categories: BISNIS

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan proyek-proyek strategis hilirisasi di seluruh Anggota Grup.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa MIND ID konsisten meningkatkan perannya sebagai pengelola sumber daya alam mineral dan batu bara, sekaligus menjalankan agenda hilirisasi yang selaras dengan mandat pemerintah.

Melalui sinergi dan kolaborasi antar Anggota Grup MIND ID, berbagai proyek hilirisasi dikembangkan untuk memperkuat kapasitas nasional dalam pengolahan, pemurnian, dan pengembangan industri berbasis sumber daya alam. Langkah ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kinerja ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi energi.

“MIND ID berkomitmen memastikan agenda hilirisasi nasional tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata dan terukur bagi perekonomian nasional, sekaligus mendukung ketahanan energi, transisi energi terbarukan, serta pembangunan industri masa depan Indonesia,” kata Maroef dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Salah satu fokus utama Grup MIND ID saat ini adalah pengembangan rantai terintegrasi bauksit–alumina–aluminium. MIND ID membangun integrasi proses dari hulu ke hilir, di mana ANTAM mengelola tambang bauksit, kemudian bauksit diolah menjadi alumina oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

Selanjutnya, INALUM mengembangkan smelter aluminium yang didukung pasokan energi dari Bukit Asam melalui PLTU Mempawah.

Integrasi ini memperkuat basis industri nasional karena seluruh rantai pengolahan berjalan di dalam negeri, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan pada impor aluminium.

Pada komoditas emas, ANTAM juga membangun fasilitas manufaktur logam mulia di Gresik. Kolaborasi yang melibatkan Freeport Indonesia sebagai pemasok bahan baku emas diharapkan memperkuat daya saing Indonesia dalam memenuhi kebutuhan emas investasi masyarakat.

Dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional, Grup MIND ID mengambil peran melalui pengembangan proyek Coal to DME sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada LPG impor. Bukit Asam selaku operator proyek telah mengalokasikan cadangan batu bara kalori rendah sebagai bahan baku DME, termasuk menyiapkan kawasan industri pendukung.

Di sisi mineral kritis, MIND ID melalui Vale Indonesia mengembangkan proyek-proyek strategis, antara lain pengolahan nikel berkadar rendah di Sorowako serta pembangunan smelter HPAL di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako. Proyek ini ditujukan untuk menghasilkan MHP (Mixed Hydroxide Precipitate) dan feronikel (FeNi) sebagai bagian dari rantai pasok industri baterai dan industri logam.

Untuk komoditas timah, hilirisasi diarahkan pada pengolahan logam timah menjadi timah bubuk melalui fasilitas seperti Batu Ausmelt dan Batu Industri, guna meningkatkan nilai tambah produk timah nasional melalui produk turunan yang lebih beragam.

Dalam pengembangan ekosistem industri baterai kendaraan listrik (EV Battery), Grup MIND ID juga membangun rantai industri yang lebih terintegrasi, mulai dari penambangan bijih nikel, pengolahan dan pemurnian nikel di Halmahera Timur, hingga pembangunan pabrik battery cell dan battery pack di Karawang.

Proyek ini diharapkan memperkuat kapasitas nasional untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik yang terus tumbuh.

Maroef menegaskan bahwa pengembangan proyek hilirisasi ke depan juga akan diperkuat melalui program riset dan pengembangan (R&D) yang lebih agresif. Menurutnya, penguatan R&D merupakan praktik yang lazim dijalankan negara yang mengembangkan operasi tambang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Kami sangat ingin memiliki R&D sendiri, khususnya terkait pertambangan mineral dan batu bara. Dan juga yang non-teknisnya terkait laboratorium untuk persaingan pasar. Itu akan kami laboratioum-kan, sehingga kita bisa mengantisipasi pasar di luar negeri,” pungkasnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

7 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

9 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

12 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

12 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

12 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

13 jam ago

This website uses cookies.