Categories: BATAM

Denpom 1/6 Amankan BB dari TKP Kasus BNN Gadungan di Batam, Ini Penjelasan Letkol CPM Dela Guslapa

BATAM – Penyidik Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam mendatangi Tempat Kejadian Perkara(TKP) kasus penggerebekan gadungan mengaku dari Badan Narkotika Nasional(BNN) di Ruko Bunga Raya, Botania Batam, Kepulauan, Rabu 5 November 2025 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kegiatan penyidik Denpom 1/6 tersebut disaksikan oleh korban BJ didampingi Kuasa Hukum dan saksi-saksi.

Pantauan SwaraKepri, kegiatan tersebut berjalan lancar. Dari TKP penyidik Denpom 1/6 Batam mengamankan barang bukti berupa satu CCTV tanpa kartu memori.

Komandan Denpom 1/6 Batam, Letkol CPM Dela Guslapa Partadimadja ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa proses penyelidikan kasus yang diduga melibatkan 7 orang oknum Denpom 1/6 terus berjalan.

 

Letkol CPM Dela Guslapa Partadimadja

“Selama ini(penyelidikan) sudah berjalan prosesnya. Mulai dari LP hingga pemeriksaan saksi-saksi,”ujarnya kepada SwaraKepri, Kamis 6 November 2025 pagi.

Letkol CPM Dela Guslapa juga menegaskan bahwa ketujuh orang oknum terduga pelaku sudah diamankan.

“Untuk para (terduga) pelaku sudah kami amankan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, seorang pengusaha Batam berinisial BJ membuat laporan resmi ke Markas Detasemen Polisi Militer(Denpom 1/6) Batam terkait kasus dugaan penggerebekan gadungan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional(BNN), Senin 3 November 2025 pagi.

BJ tiba di Markas Denpom 1/6 Batam didampingi Kuasa Hukum dari MD Partner Low & Office dan kerabat sekitar pukul 9.30 WIB. BJ yang menggunakan kaus oblong warna merah muda dengan rambut dikuncir bertemu petugas piket jaga untuk membuat laporan.

BJ mengaku menjadi korban penggerebekan palsu oleh sekelompok orang berpakaian preman yang mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN).

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 16 Oktober 2025 malam sekitar pukul 22.00 WIB. Belakangan, terungkap bahwa para pelaku bukanlah petugas resmi BNN, melainkan terdiri dari tujuh oknum anggota Polisi Militer (POM) dan satu oknum anggota Polda Kepri.

Menurut BJ,, malam itu ia tengah bersantai di area biliar lantai bawah rukonya bersama beberapa teman ketika tiba-tiba pintu rumahnya didobrak oleh sejumlah orang yang berteriak mengaku dari BNN.

“Pintu langsung didobrak, saya dan teman-teman ditodong pistol tanpa sempat bertanya apa-apa. Mereka tidak menunjukkan surat tugas atau kartu identitas,” ungkapnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

1 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

8 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

10 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

20 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

2 hari ago

This website uses cookies.