Ilustrasi Berita (sumber: VRITIMES.com)
Dalam beberapa bulan terakhir, pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan yang cukup signifikan. Kenaikan inflasi, volatilitas di pasar saham, serta koreksi tajam di aset kripto membuat banyak investor dan trader mulai lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Kondisi ini mendorong pergeseran strategi, dari sekadar membeli aset dan menunggu kenaikan harga, menuju model perdagangan yang lebih aktif dan adaptif. Di tengah situasi tersebut, pasar futures mulai mendapat perhatian lebih luas di Indonesia.
Secara historis, perdagangan berjangka ini lahir untuk melindungi nilai komoditas, namun saat ini telah berevolusi menjadi strategi investasi modern yang digemari para generasi muda. Karena potensi profit dua arah yang menarik bagi para investor untuk meraih keuntungan baik saat harga pasar sedang long maupun short secara lebih efisien.
Lebih lanjut, instrumen ini dipandang memberikan fleksibilitas untuk merespons pergerakan pasar yang cepat, baik saat harga naik maupun turun. Seiring meningkatnya literasi dan kebutuhan akan manajemen risiko, futures kini semakin dipandang sebagai alat strategi, bukan hanya sarana spekulasi.
Bertepatan dengan ini Bittime, platform crypto exchange yang berizin dan diawasi di Indonesia, resmi membuka program Waitlist eksklusif Beta Futures dengan skema early bird access, sekaligus membagikan trial funds hingga $1.500 USDT. Program ini membuka kesempatan bagi 100 pengguna terpilih untuk mencoba lebih awal fitur beta #BittimeFlexibleFutures.
Program waitlist ini mengusung mekanisme “Early Come, Early Access”, di mana pengguna yang mendaftar lebih awal memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses ke fitur Beta Bittime Flexible Futures sebelum diluncurkan secara luas ke publik.
Program uji coba terbatas ini diharapkan dapat dimanfaatkan investor terpilih untuk mencoba fitur perpetual futures pada platform Bittime dalam lingkup Beta Testing. Melalui program ini, pengguna dapat membagikan evaluasi fitur, performa, dan pengalaman penggunaan sebelum produk tersedia secara luas.
Pendekatan ini diharapkan untuk dapat menjadi inovasi baru pasar perpetual futures, dan membangun kepercayaan jangka panjang dengan komunitas trader di Indonesia. Dengan perpaduan antara kepatuhan terhadap regulasi dan inovasi produk yang adaptif, Bittime optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekosistem aset kripto yang lebih profesional dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Perlu dipahami bahwa perdagangan aset kripto dan Perpetual Futures memiliki risiko yang sangat tinggi, termasuk fluktuasi harga, potensi kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi. Seluruh risiko tersebut menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.
About Bittime Indonesia
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).
Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.