Categories: BATAM

Diresmikan KSAL di Batam, Ini Filosofi KRI Torani 860 dan KRI Lepu 861

BATAM – Kepala Satuan Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi telah meresmikan 2 kapal perang milik TNI angkatan laut yakni KRI Torani 860 dan KRI Lepu 861 di dermaga pelabuhan Batuampar, Kamis (30/3).

Kapal perang produksi anak bangsa dan berkelas dunia milik TNI AL tersebut akan memperkuat sistem pertahanan TNI AL di wilayah armada barat tentunya Selat Malaka.

Kedua armada baru milik TNI AL ini mengambil nama dari ikan yang ada di perairan nusantara dan berikut filosofinya :

Filosofi KRI Torani 860, Ikan Torani maupun ikan terbang, merupakan ikan yang hidup di dalam permukaan laut dan memiliki ciri paling menonjol pada sirip dadanya yang besar menyerupai sayap sehingga dapat meluncur terbang secara singkat diatas permukaan air untuk menghindar dari serangan predator.

Dengan bentuk tubuhnya yang aerodinamis, ikan Torani mampu menembus permukaan air dan melayang diatas gelombang hingga jarak 400 meter. Ikan Torani merupakan salah satu ikan laut yang banyak ditemukan di perairan tropis dan sub tropis seperti Samudera Atlantik, Pasifik dan Hindia.

Dengan Pilosofi ikan torani tersebut serta kelincahan ikan torani dalam menghindari setiap ancaman dengan cara meloncat hingga bisa terbang diatas gelombang. Sehingga diharapkan nantinya KRI Torani 860 dapat menjadi kapal penjaga samudera yang tangkas dengan prajurit-prajurit yang terampil dan sanggup melaksanakan tugas untuk mempertahankan setiap jengkal lautan nusantara.

Filosofi KRI Lepu 861, Ikan Lepu adalah spesies ikan beracun dan predator ikan lepu memiliki ciri fisik dengan duri yang panjang dan berwarna-warni yang berfungsi untuk melakukan kamuflase karena duri yang dimiliki menyerupai karang tempat ikan tersebut bersembunyi. Dengan bentuk dan warna duri tersebut, ikan lepu selalu siap dan waspada dalam melindungi dirinya dari predator lain.

Ikan lepu banyak terdapat di perairan nusantara dan hidup diantara terumbu karang. Saat berburu, ikan lepu akan menyudutkan buruannya dengan sirip besarnya dengan cepat buruannya akan ditekan sekaligus dilumpuhkan.

Dengan sifat ikan Lepu tersebut, diharapkan KRI Lepu 861 mampu beradaptasi dan menguasai medan operasi yang berat dengan prajurit yang terampil sehingga mampu menyudutkan lawan yang menghadang. KRI Lepu 861 siap mengawal samudera dan menjaga persatuan NKRI.

 
Penulis  : Roni Rumahorbo

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

2 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

4 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

11 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

12 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

23 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

This website uses cookies.