BATAM-Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menata kawasan wisata kuliner Welcome To Batam (WTB). Penaatan perlu dilakukan demi mendukung pengembangan pariwisata.
“Banyak limbah makanan di sana. Banyak turis juga mengeluhkan, momen foto hilang karena sampah. Karena itulah Disperindag akan menata kawasan WTB ini,” kata Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau di Batam Centre, Minggu (29/9/2019).
Gustian akan turun langsung ke dataran yang berada tepat di samping Masjid Agung Batam tersebut, Senin (30/9). Ia akan melihat kondisi di lapangan untuk menentukan apa yang perlu ditata nantinya.
Dalam penataannya nanti, Disperindag akan menggandeng OK OCE, gerakan kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan. Saat ini OK OCE sedang fokus pada pengembangan pusat kewirausahaan di tingkat kabupaten/kota berbagai daerah, termasuk Batam.
“Kita akan kerja sama dengan OK OCE di dua tempat. Satu di Pasar TPID untuk koperasi sentral batiknya, dan satu di WTB untuk kulinernya,” kata dia.
Terkait rencana penataan WTB ini, Gustian akan koordinasi dengan pemilik lahan. Nanti akan dibahas berapa lama lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk wisata kuliner yang dikelola OK OCE bersama Disperindag.
“Komunikasi juga akan kita lakukan dengan pedagang yang ada sekarang. Kita sampaikan soal layak makanannya ini. Jangan pembuangan sampah di situ, makanan juga di situ. Image dari luar jadi nampak jorok. Turis mana yang mau ke sana. Padahal WTB ini wajah depan kita. Sekarang orang dari Pelabuhan Batam Centre biasanya dibawa ke WTB dulu,” papar mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tersebut.
Editor: Rumbo
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.