Pada konferensi telepon guna membahas pendapatan kuartalperusahaan itu pada Senin (25/10), CEO Facebook Mark Zuckerberg mengklaim bahwa liputan media akhir-akhir ini telah menggambarkan perusahaannya secara salah.
“Kritik dengan maksud baik membantu kami menjadi lebih baik,” kata Zuckerberg.
“Tetapi saya berpendapat apa yang kita saksikan adalah usaha terkoordinasi untuk secara selektif membocorkan dokumen-dokumen yang memberi gambaran palsu dari perusahaan kami. Kenyataanya adalah, kami memiliki budaya terbuka, dimana kami mendorong diskusi dan penelitian tentang pekerjaan kami sehingga kami bisa membuat kemajuan atas berbagai isu yang kompleks.”
Dengan adanya pembeberan baru dan juga tantangan bisnis yang tidak terkait, Facebook, yang juga memiliki Instagram dan WhatsApp, akan dihadapkan pada berbagai hal yang merisaukan dalam beberapa minggu mendatang./Voice Of America
Page: 1 2
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.