Categories: BISNIS

Fanbo Ajak Pelajar Kenali Diri Lewat Kegiatan Beauty Class dan Content Creator

Kamis, 18 September 2025, Pada seminar “Basic Photo and Video Editing Skills Every Creator Needs” di SMA & SMK Tunas Harapan, Coach Priska Sahanaya akan memandu peserta memahami dasar-dasar editing yang penting untuk setiap content creator pemula. Dengan pengalaman memimpin berbagai proyek produksi dan konten digital, beliau sangat berpengalaman dalam menyederhanakan proses editing untuk pemula.

Seminar ini mengajarkan peserta dasar editing seperti color correction, lighting adjustment, framing, audio clarity, hingga penggunaan transisi sederhana. Peserta juga akan diperkenalkan pada aplikasi editing yang mudah dipelajari, baik di smartphone maupun laptop. Melalui demonstrasi langsung, peserta dapat melihat bagaimana konten yang biasa dapat ditingkatkan menjadi konten yang lebih profesional hanya dengan teknik dasar yang tepat. Hasil akhir yang diharapkan adalah peserta mampu membuat konten lebih rapi, jelas, dan menarik secara visual.

Beauty Class Fanbo: Eksplorasi Warna dan Teknik Alis untuk Pemula

Sesi beauty class kali ini menghadirkan dua produk Fanbo yang banyak disukai remaja karena kualitasnya yang stabil dan aman, yaitu Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette dan Fanbo Eyebrow Pencil. Kedua produk ini telah tersertifikasi BPOM, sehingga siswa dapat berlatih makeup tanpa rasa khawatir terhadap keamanan produk.

Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette dikenal karena pilihan warnanya yang sangat wearable. Palet ini dilengkapi shade matte yang lembut, shimmer yang halus, dan glitter tipis untuk menambah highlight pada kelopak mata. Kelebihan utama palet ini adalah teksturnya yang buttery sehingga mudah dibaurkan, bahkan oleh pemula yang masih belajar teknik gradasi. Banyak pengguna memberikan testimoni bahwa warna palet ini tahan lama, nyaman di kulit, dan tidak mudah fallout, sehingga ideal dipakai sepanjang kegiatan sekolah.

Sementara itu, Fanbo Eyebrow Pencil memiliki reputasi sebagai pensil alis pemula terbaik di kelasnya. Teksturnya tidak terlalu keras sehingga tidak sakit saat digunakan, namun juga tidak terlalu creamy sehingga hasilnya tetap rapi. Warna yang dihasilkan natural, mengikuti tone rambut alis khas remaja Indonesia. Pensil ini juga dilengkapi spoolie untuk meratakan warna, membuat alis tampak lebih halus dan simetris. Review pengguna menyebutkan bahwa pensil ini tahan lama, tidak mudah pudar, bahkan ketika terkena keringat.

Beauty class menjadi sangat efektif karena siswa dapat mencoba produk yang aman, mudah digunakan, dan memberikan hasil natural yang cocok untuk usia mereka.

PRISKA SAHANAYA: PEMIMPIN MUDA, PENGGERAK INOVASI

Priska Sahanaya adalah pemimpin muda di balik kesuksesan PT Priska Sahanaya Grup, perusahaan yang bergerak di sektor pelatihan, penyelenggaraan acara, dan layanan advertising. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi (S1 dan S2) di Korea Selatan dengan beasiswa penuh dari Scranton, serta menambah ilmu lewat pertukaran budaya dan pembelajaran bisnis di Tiongkok.

Kredibilitas Priska ditunjukkan lewat banyaknya sertifikasi resmi yang ia miliki, seperti C.PS, CP.NLP, CH, CHt, dan lainnya. Ia dikenal karena gaya bicara yang menggugah dan keahlian dalam merancang event edukatif. Lebih dari 7.500 artikel media telah menulis tentangnya.

Saat ini, Priska tengah menjalankan program public speaking di 1.000 sekolah di Jakarta, sebagai bentuk kontribusi terhadap pendidikan generasi muda. Event ini mendapat sambutan positif dari peserta dan sponsor, karena dikemas dengan metode yang menyenangkan dan inspiratif.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bank Raya Dukung Generasi Muda Bangun Resiliensi Finansial di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan…

31 menit ago

BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program…

57 menit ago

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta. Kedua jenama ini menyelenggarakan Liveable Art Soirée eksklusif berkonsep tinggi di Lumine, Ashta District 8, yang dihadirkan khusus bagi masyarakat SCBD yang dinamis dan sadar akan gaya. Pameran terkurasi ini dirancang untuk masyarakat urban modern yang menghargai desain bersih tanpa kompromi. Acara ini menyoroti keindahan struktural yang tajam dari atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) khas PURAGRAPH. Dengan lipatan struktural, garis asimetris, dan tirai monokrom arsitektural, jajaran busana ini menawarkan pendekatan intelektual yang tajam untuk pakaian kerja sehari-hari. Dipadukan dengan busana resort premium PURANA yang mengusung semangat “Livable Art,” koleksi ini menyajikan lemari pakaian serbaguna bagi para profesional metropolitan. “Lumine di Ashta District 8 merepresentasikan garda terdepan dari desain dan gaya hidup urban global,” ujar Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Kolaborasi kami dengan Anton adalah paduan sempurna untuk lingkungan ini, membuktikan bahwa busana dekonstruktif berkonsep tinggi dan potongan resort yang mengalir dapat menjadi sangat fungsional dan nyaman untuk kehidupan kota sehari-hari. Menyatukan coretan kuas ‘Abundance’ yang ekspresif ke dalam motif dasar orisinal kami menghadirkan kemewahan resort yang bergerak anggun.” “Nuansa arsitektural modern di Lumine sangat cocok dengan garis-garis struktural berani yang saya tuangkan dalam koleksi ini,” tambah seniman kolaborator Anton Afganial. “Ini adalah karya seni yang dibangun untuk kisi-kisi perkotaan. Ketiadaan motif pada atasan Puragraph memungkinkan garis-garis dekonstruktif mentah dari struktur saya serta palet warna yang dinamis dari statement patch menonjol dengan kekuatan yang luar biasa.” “Ashta adalah rumah alami bagi identitas struktural Puragraph,” jelas Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Atasan dekonstruktif hitam dan putih polos kami dirancang khusus bagi para profesional SCBD yang menuntut gaya bersih, tanpa motif, namun sangat intelektual. Dengan menyulinkan karya seni Afganial menjadi selembar statement patch tunggal yang ditempatkan secara cermat, kami membiarkan kelas kreatif mengenakan energi mereka layaknya lencana kehormatan langka di atas siluet kontemporer yang terstruktur.” Para tamu yang menghadiri Liveable Art Soirée satu hari ini akan menikmati konsultasi penataan gaya terkurasi, akses prioritas untuk potongan edisi terbatas, serta pilihan kemasan yang disesuaikan secara eksklusif. Supported by: YATS Colony · EVERNAILS · Four Pillars · Cha Co. Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta.…

1 jam ago

BP Tapera Telah Menyelesaikan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Temuan BPK RI Terkait Ketidaktepatan Sasaran pada Pemeriksaan Tahun 2025

Jakarta, 6 Juli 2026 – Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK di atas 90%…

2 jam ago

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan…

6 jam ago

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak,…

7 jam ago

This website uses cookies.