Categories: BISNIS

Fungsi Surfaktan pada Sabun Pencuci Piring

Surfaktan dalam pencuci piring berperan penting dalam mengangkat kotoran, meningkatkan daya larut noda, serta menjaga kelembaban kulit pengguna. Kombinasi SLES dan bahan tambahan seperti gliserin telah terbukti memberikan efek pembersih yang maksimal tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Surfaktan merupakan komponen utama dalam formulasi sabun cair pencuci piring yang berperan dalam mengangkat kotoran dan minyak dari peralatan makan. Senyawa ini bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan air, memungkinkan campuran air dan minyak terbentuk, sehingga kotoran dapat dengan mudah dibilas. Dalam penelitian yang dilakukan, Sodium Lauryl Ether Sulphate (SLES) digunakan sebagai surfaktan utama, dikombinasikan dengan bahan tambahan seperti gliserin dan amfitol untuk meningkatkan efektivitas pembersihan.

Peran Surfaktan dalam Sabun Pencuci Piring

Mengemulsi Minyak dan Lemak

SLES dalam pencuci piring membantu mengemulsi lemak dan minyak. Molekul surfaktan memiliki dua bagian, yaitu kepala hidrofilik yang larut dalam air dan ekor hidrofobik yang menarik minyak. Dengan mekanisme ini, minyak yang menempel pada peralatan makan dapat diangkat dan terdispersi dalam air, membuat proses pembersihan lebih efektif.

Meningkatkan Daya Pembersih 

Surfaktan meningkatkan daya larut noda pada permukaan peralatan makan. Dengan menurunkan tegangan permukaan, air dapat menyebar lebih merata dan menjangkau celah kecil pada permukaan peralatan dapur. Penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan kombinasi SLES dan amfitol menghasilkan sabun dengan daya pembersih optimal.

Membantu Pembentukan Busa 

Salah satu parameter penting dalam deterjen pencuci piring adalah tinggi busa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan 0,9% gliserin menghasilkan busa tertinggi. Busa berfungsi sebagai indikator efektivitas pembersihan karena membantu menjebak kotoran sebelum dibilas dengan air.

Menjaga Kelembaban Kulit

Meskipun surfaktan efektif dalam membersihkan, beberapa jenis surfaktan dapat menyebabkan iritasi kulit jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, pencuci piring sering kali diformulasikan dengan bahan tambahan seperti gliserin. Gliserin berfungsi sebagai humektan, menarik kelembaban ke permukaan kulit, sehingga mengurangi risiko kulit kering atau iritasi akibat penggunaan sabun pencuci piring.

Menghambat Perkembangan Mikroorganisme

Selain membantu dalam pembersihan, gliserin juga memiliki sifat antimikroba alami yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri pada spons dan peralatan dapur. Hal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan alat makan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri.

Tempat Membeli Surfaktan

Surfaktan dapat diperoleh dari berbagai pemasok bahan kimia, baik untuk keperluan industri, penelitian, maupun formulasi produk pembersih dan kosmetik. Salah satu distributor yang menyediakan berbagai jenis surfaktan dengan kualitas terjamin adalah PT.  Bahtera Adi Jaya. Perusahaan ini menawarkan surfaktan yang banyak digunakan dalam industri deterjen, kosmetik, farmasi, serta aplikasi teknis lainnya. Selain itu, surfaktan juga dapat ditemukan di toko bahan kimia industri atau melalui platform e-commerce yang menjual bahan baku kimia secara profesional.

Tentang Bahtera Adi Jaya

Bahtera Adi Jaya adalah distributor bahan kimia khusus yang menyediakan berbagai macam produk berkualitas. Produk kami mencakup berbagai sektor industri, mulai dari perawatan pribadi, kosmetik, hingga pertanian dan peternakan. Kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap klien dengan menyediakan solusi yang inovatif dan terpercaya. Dengan jaringan yang luas dan pengalaman yang mendalam, Bahtera Adi Jaya adalah mitra yang dapat diandalkan untuk solusi supply chain bahan kimia khusus.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Metland Blanjaproperti 2026 Hadirkan Solusi Rumah Siap Huni

Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…

2 jam ago

India dan Indonesia Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…

2 jam ago

Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…

3 jam ago

Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global

Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…

5 jam ago

OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai…

5 jam ago

KS Padel Movement: Komunitas KS Ajak Nasabah BPR KS Aktif Bergerak di Lapangan Padel

Komunitas BPR KS Bandung sukses gelar KS Padel Movement — event padel gratis untuk nasabah.…

12 jam ago

This website uses cookies.