Gedung Nong Isa
BATAM – Kondisi Gedung Raja Nong Isa Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam yang berada di Jalan Engku Putri Batam Center No 20 semakin memperihatinkan.
Gedung berwarna kuning dengan ornamen khas melayu yang mengabadikan tokoh Melayu Raja Nong Isa tersebut kini semakin sepi dari berbagai acara dan kegiatan.
Pantauan lapangan, kondisi gedung yang sudah berumur lebih dari 5 tahun tersebut sangat memperihatinkan. Selain debu yang berserakan di segala tempat, kendaraan roda dua juga terlihat parkir sembarangan.
Abdullah (nama disamarkan), salah satu warga Batam mengungkapkan bahwa gedung yang biasanya digunakan untuk berbagai acara dan Pagelaran budaya Melayu tersebut kini semakin sepi.
“Ya kondisinya seperti ini mas, sudah jarang ada kegiatan sekarang,” ujarnya kepada Swarakepri.com, Kamis(25/8/2016).
Menurutnya, gedung yang berada di samping kiri SPBU Batam Center tersebut hanya ramai pada waktu-waktu tertentu saja.
“Kalau ada kegiatan dari Ikatan Bela Diri Seluruh Indonesia (IBSI) dan acara resepsi pernikahan saja, kalau saat ini kosong sama sekali,” jelasnya.
Dia berharap salah satu gedung kebanggaan Kota Batam tersebut bisa di fungsikan lagi secara optimal, agar bisa berdampak positif kepada wisatawan lokal maupun manca negara.
“Penataan dan pengelolaannya harus segera di perbaiki, sekarang sudah semakin memperihatinkan,” pungkasnya.
(RED/DRO)
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
This website uses cookies.