Categories: BISNIS

Green Skilling #22 Tawarkan Perspektif Baru Membangun Keberlanjutan dari Komunitas

Semarang, 31 Juli 2025 — Di tengah meningkatnya kebutuhan global akan aksi iklim dan keberlanjutan, LindungiHutan kembali melanjutkan komitmennya melalui forum edukasi dan diskursus publik Green Skilling #22: Green Mindset in Action – Strategi Lembaga & Bisnis Menumbuhkan Dampak dan Keberlanjutan Finansial. Kegiatan ini berfokus pada bagaimana organisasi sosial dan lembaga pendidikan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kerja mereka sehari-hari, sekaligus menjaga keberlangsungan finansial melalui inovasi model dampak.

Data dari Yale Program on Climate Change Communication menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat dunia menyatakan kepedulian terhadap perubahan iklim, belum banyak yang mengetahui langkah konkret yang bisa dilakukan. Di sinilah peran organisasi akar rumput menjadi penting, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tapi sebagai penggerak perubahan gaya hidup dan ekonomi hijau. Green Skilling #22 membedah bagaimana lembaga sosial seperti Yayasan Guru Belajar (YGB) dan Sekolah Sampah Indonesia (SSI) berhasil menjalankan misi tersebut secara nyata.

Dalam sesi utama, YGB akan memaparkan pendekatannya dalam membangun kultur organisasi yang hijau dari dalam, termasuk bagaimana mereka menyemai pola pikir berkelanjutan kepada guru dan siswa, serta mengukur dampak lingkungan dari inisiatif pendidikan yang mereka jalankan. Sementara itu, SSI membagikan praktik pengelolaan sampah berbasis komunitas, yang bukan hanya menyentuh aspek edukatif dan lingkungan, tapi juga menghadirkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kedua organisasi ini membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, misi sosial-lingkungan dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan finansial.

LindungiHutan, sebagai penyelenggara, juga turut berbagi pengalaman mendampingi berbagai pihak, mulai dari komunitas hingga korporasi, dalam transisi hijau mereka. Melalui produk seperti Educatree, Sustainabilitree, dan Imbangi, LindungiHutan menghadirkan berbagai solusi program tanam pohon, edukasi hijau, hingga pengimbangan emisi karbon yang dapat diakses oleh individu, komunitas, maupun pelaku bisnis.

Green Skilling #22 diselenggarakan dalam format webinar yang terdiri dari sesi talkshow, pemaparan narasumber, dan diskusi interaktif. Forum ini dirancang tidak hanya sebagai ruang tukar gagasan, namun juga sebagai katalis kolaborasi antara sektor sosial dan sektor bisnis dalam mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi hijau yang lebih inklusif dan resilien.

“Seringkali kita mengaitkan keberlanjutan dengan teknologi tinggi atau skema keuangan besar. Padahal, praktik hijau bisa dimulai dari komunitas, sekolah, bahkan rumah tangga. Green mindset adalah titik awal dari semua itu,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan.

Dalam konteks Indonesia, potensi kolaborasi antara lembaga sosial dan dunia usaha sangat besar. Menurut data Bappenas, setidaknya diperlukan tambahan 1,8 hingga 4,4 juta tenaga kerja dengan keterampilan hijau pada tahun 2030. Kebutuhan ini tidak hanya bisa dipenuhi oleh pendidikan formal atau pelatihan teknis, tapi juga dari penguatan pola pikir dan ekosistem belajar berbasis komunitas seperti yang ditunjukkan oleh para narasumber dalam Green Skilling #22.

Dengan menghadirkan para pelaku perubahan dari berbagai latar belakang, LindungiHutan berharap forum ini dapat menjadi jembatan antara gerakan sosial dan strategi bisnis dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau, di mana keberlanjutan bukan hanya tujuan, melainkan cara berpikir dan bertindak bersama.

Tentang LindungiHutan
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…

6 jam ago

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat…

6 jam ago

BRI Finance Perkuat Kehadiran di Sumatera Barat, Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%

Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas…

6 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara petugas,…

6 jam ago

ENSIA 2026 Hadir Kembali, SUCOFINDO Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim

Jakarta, 8 Juni 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) resmi meluncurkan Environmental and Social Innovation Award…

6 jam ago

Dana Renovasi Rumah Terwujud, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini

Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak…

6 jam ago

This website uses cookies.